Asian Para Games 2018

Perdinanto Dosen JPOK ULM Banjarmasin: Persaingan Sangat Ketat, Mantapkan Mental Tanding

Atlet dari Kalsel tidak akan mudah mendapatkan medali karena persaingan akan sangat ketat, sebab ini levelnya besar, diikuti 42 negara Asia.

Perdinanto  Dosen JPOK ULM Banjarmasin: Persaingan Sangat Ketat, Mantapkan Mental Tanding
Capture/Banjarmasin Post Edisi Cetak
BFocus 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Peluang Indonesia untuk berjaya di ajang Asian Para Games 2018 terbilang berat.

Atlet dari Kalsel tidak akan mudah mendapatkan medali karena persaingan akan sangat ketat, sebab ini levelnya besar, diikuti 42 negara Asia.

Apalagi atlet Banua yang tampil belum berpengalaman di tingkat internasional. Hal itu akan memengaruhi mental bertanding mereka. Jadi sebaiknya mantapkan mental tanding agar bisa meraih hasil maksimal. Untuk pelatih, sebaiknya jangan terlalu membebani atlet dengan target. Dukung mereka agar tampil lepas.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Instansi Ini Sepi Peminat Padahal Gajinya di Atas 10 Juta

Baca: 18 Pejuang Banua Ini Siap Mengharumkan Indonesia di Asian Para Games 2018, Ini Targetnya

Baca: 18 Pejuang Banua ke Asian Para Games 2018 di Jakarta, Pelatih NPC: Insya Allah Bawa Medali

Kemungkinan atlet yang mendominasi ajang ini berasal dari Asia Tengah. Diikuti Asia Timur dan Asia Selatan. Melihat persaingan, tak heran Presiden hanya menargetkan Indonesia bisa masuk delapan besar.

Bagi pelatih, hendaknya hasil dari event ini bisa menjadi tolok ukur. Harus lebih jeli melihat cabor dan nomor apa saja yang berpotensi meraih medali. Sekaligus membenahi kekurangan-kekurangan yang ada. (ran)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved