Berita Banjarmasin

Sembilan Orang Diberangkatkan ke Finlandia, Ini Harapan Pemprov Kalsel

Sembilan orang diberangkatkan ke negara Finlandia untuk mengadopsi pengelolaan hutan lestari.

Sembilan Orang Diberangkatkan ke Finlandia, Ini Harapan Pemprov Kalsel
banjarmasin post group/ nurkholis huda
Sekdaprov Kalsel Abdul Haris memberikan arahan kepada sembilan orang yang diberangkatkan ke Finlandia, Kamis (4/10/2018) di kantor Dishut Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sembilan orang diberangkatkan ke negara Finlandia untuk mengadopsi pengelolaan hutan lestari.

Sembilan orang yang diberangkatkan tersebut yakni, Ahmad Jauhari dari Fakukta Kehutanana ULM, Warsita, Beni Raharjo, Saberanssyah, Yudhita Nurdiana, Mulia Awaludin, Ervianto Fauzi, Novi Adi saputra, dan Indah Fajarwati.

Kamis (4/10/2018) sore Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie, melepas kesembilan orang tersebut dengan prossi upacara.

Sembilan orang tersebut akan mendalami pengelolaan hutan di Finlandia selama satu bulan setengah mulai dari 05 oktober sampai 18 November 2018 mendatang.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Instansi Ini Sepi Peminat Padahal Gajinya di Atas 10 Juta

Baca: Gaji Hampir Rp 20 Juta! Cek Jumlah Pelamar Instansi Ini di Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018

Menurut Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Kamis (4/10), Kalsel harus bisa mengelola hutan yang produktif seperti di Finlandia. "Seharusnya Kalsel yang luasan lahannya lebih banyak bisa lebih baik soal hutannya," kata Hanif.

Mantan Kadishut Tanbu itu menjelaskan keberangkatan ini, katanya merupakan pondasi jangka panjang membangun hutan.

"Setelah ini akan kita berangkatkan lagi mahasiswa S2 dan S3 untuk belajar. Membangun hutan perlu waktu yang panjang tapi setidaknya kita membangun pondasi dulu," runutnya.

Baca: Ini Reaksi Presiden Jokowi Soal Kebohongan Publik yang Dilakukan Ratna Sarumpaet

Baca: Hasil PSMP Mojokerto Putra vs Martapura FC Liga 2 2018, Frans Sinatra : Wasit Condong ke Tuan Rumah

Menurut Hanif, negara Finlandia bukanlah sebuah negara yang memiliki hutan yang luas. Namun, negara ini bisa mengelola kehutanan dengan baik, sehingga produk domestik regional bruto (PDRB) mereka 24 persennya dari hasil kehutanan.

Bandingkan dengan Kalsel yang memiliki hutan cukup luas, namun PDRB dari sektor ini hanya nol koma sekian.

"Artinya kan ada tata kelola kehutanan yang masih perlu dibenahi. Nah harapannya dengan dikursuskannya sembilan orang ini nanti bisa mengadopsi pola pengelolaan hutan di Finlandia yang baiknya untuk dikembangkan di Kalsel," kata Hanif. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved