Kriminalitas Banjarmasin

Bocah Ngelem yang Viral di Medsos Ditangkap Satpol PP Banjarmasin, Begini Kondisinya

Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin melakukan razia gelandangan pengemis Jumat (5/10/2018) dini hari.

Bocah Ngelem yang Viral di Medsos Ditangkap Satpol PP Banjarmasin, Begini Kondisinya
banjarmasin post group/ eka pertiwi
Rovi (14) saat didata oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin melakukan razia gelandangan pengemis  Jumat (5/10/2018) dini hari.

Hasilnya, 27 anak jalanan, gelandangan, dan tuna susila diamankan Satpol PP Kota Banjarmasin. Rinciannya, 18 wanita tuna susila (WTS) dan sembilan anak jalanan.

Tak semua yang terjaring adalah warga Banjarmasin. Beberapa di antaranya merupakan warga dari kabupaten tetangga bahkan provinsi tetangga seperti Kabupaten Banjar, Kabupaten Kapuas, Pangkalambun, Provinsi Kalimantan Tengah.

Rovi (14) merupakan warga asli Pangkalambun, Kalimantan Tengau, terjarijg saat mengamen di Jalan Pangeran Antasari. Ia mengaku sudah di Banjarmasin sejak tujuh buan lalu. Bersama abangnya (kakak) Erik (17) merantau untuk mengamen. 

Baca: Ustadz Abdul Somad Sentil Suap Seleksi CPNS, Cek Pelamar Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018

Baca: Fadli Zon Akui Ada Penyusup di Kubu Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 Pasca Ratna Sarumpaet Berbohong

Sayang, saat Revi terjaring, Erik merupakan orang pertama yang kabur dari serbuan Satpol PP.

Dari segi ekonomi, Revi mengaku dari orang berada. Orangtuanya merupakan padagang sembako di Pangkalambun. Dalam sehari ia mengaku mendapat uang jajan Rp 50 ribu dari orangtuanya. 

Untuk apa uangnya? Revi mengaku untuk membeli lem. Sisanya untuk makan. Ya wajah Revi tak asing lagi. Ia sempat viral beberapa waktu lalu karena aksi mabuk lem yang dilakukannya beberapa waktu lalu. 

Baca: Formasi CPNS 2018 Menghilang di Link sscn.bkn.go.id, Pelamar Pendaftaran CPNS 2018 Resah, BKN?

Baca: Sikap Sandiaga Uno Pasca Ratna Sarumpaet Ditangkap di Bandara Soetta, Fokus Kampanye Pilpres 2019

"Dalam sehari saya bisa mendapat Rp 40 ribu sampai 200 ribu dari hasil mengamen. Saya bohong sama mama, saya bilang di Banjarmasin sepi jadi dikirimi terus," jelasnya.

Revi mengaku sudah lulus SD. Namun ia enggan untuk melanjutkan sekolah. " Ah sekolah ribet," katanya.

Di Banjarmasin ia mengaku tak punya tempat tinggal tetap. Ia tidur dari satu tempat ke tempat lain. Paling sering tidur di Kawasan Pasar Sudi Mampir. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved