Berita Banjarmasin

Peretas Akun FB Ajudan Presiden Jokowi Ternyata Narapidana Kasus Pembunuhan di LP Amuntai

Tersangka AG yang merupakan seorang narapida kasus pembunuhan di LP Amuntai, Kecamatan Hulu Sungai Utara (HSU) beberapa waktu lalu.

Peretas Akun FB Ajudan Presiden Jokowi Ternyata Narapidana Kasus Pembunuhan di LP Amuntai
BBC
ilustrasi peretas 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Jajaran unit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan menciduk AG yang merupakan seorang narapida kasus pembunuhan di LP Amuntai, Kecamatan Hulu Sungai Utara (HSU) beberapa waktu lalu.

Aksi AG ini pun cukup berani dimana ia meretas akun facebook milik ajudan Presiden Joko Widodo, Kombes Pol. Johnny Isir yang dilakukannya untuk melakukan penipuan seperti minta transfer uang pulsa dan pulsa.

Kabid Humas AKBP M Rifai, Jumat (5/10) sore membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh unit Siber Ditreskrimsus Polda Kalsel tersebut. "Bisa langsung hubungi Krimsus," paparnya.

Terpisah Direktur Kriminal Khusus Kombes Rizal Irawan didampingi Kasubdiit II PPUKDM Dit Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan, AKBP Zaenal Arifien, Jumat (5/10) sore menuturkan AG yang merupakan narapidana ini pihaknya amankan di Lapas Amuntai Hulu Sungai Utara.

"Yang bersangkutan napi kasus pembunuhan, kita amankan sudah di Lapas," papar Zaenal.

Baca: Ramai Soal Hoax Ratna Sarumpaet, Ustadz Abdul Somad Beberkan Hukum Operasi Plastik

Baca: Formasi CPNS 2018 Menghilang di Link sscn.bkn.go.id, Pelamar Pendaftaran CPNS 2018 Resah, BKN?

Baca: Ngaku Polis, Pemeras yang Ancam Sebarkan Video Telanjang Korban, Dibekuk Polisi di LP Lampung

AG sendiri meretas akun media sosial Facebook milik Ajudan Presiden RI Kombes Pol Johnny Isir untuk melakukan penipuan

Adanya hal itu membuat tim dari Unit Siber Dit Reskrimsuslangsung melakukan penyelidikan. Setelah melakukan penyelidikan sekitar 2 hari, akhirnya pelaku berhasil diamankan di daerah Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurutnya modus dari AG pelaku berinisial A ini adalah berpura-pura menjadi anggota Polri yang dan pelaku seolah-olah memerlukan bantuan atau menjual sesuatu kepada korbannya yang tentu saja mengatasnamakan orang lain.

Petugas juga mengamankan 1 buah Handphone berikut SIM card yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan kejahatan. (banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved