Kisah Pemulung di TPA Basirih

Rezeki Nomplok Ditumpukan Sampah, Pemulung Ini Pernah Dapat Benda-benda Ini di TPA Basirih

Dengan bermodalkan keranjang, besi pengait sampah, dan topi bundar dirinya mencari rezeki dengan mengumpulkan sampah.

Rezeki Nomplok Ditumpukan Sampah, Pemulung Ini Pernah Dapat Benda-benda Ini di TPA Basirih
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Pemulung saat mengais sampah di TPA Basirih, Banjarmasin Selatan, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjadi pemulung bukanlah pilihan hidup. Mereka terpaksa mengais rezeki di antara tumpukan sampah.

Bau menyengat dan kotornya sampah bukan menjadi halangan. Puluhan pemulung terlihat sibuk memilah dan memilah tumpukan sampah. Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, di Jalan Gubernur Soebarjo, Kota Banjarmasin.

Satu di antara pemulung di TPA Basirih, Hatmah (60), dirinya terlihat sedang duduk di bawah gubuk yang terbuat dari terpal. Dengan bermodalkan keranjang, besi pengait sampah, dan topi bundar dirinya mencari rezeki dengan mengumpulkan sampah.

Baca: Ramai Soal Hoax Ratna Sarumpaet, Ustadz Abdul Somad Beberkan Hukum Operasi Plastik

Baca: Formasi CPNS 2018 Menghilang di Link sscn.bkn.go.id, Pelamar Pendaftaran CPNS 2018 Resah, BKN?

Profesi menjadi pemulung ini rupanya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Terkadang di antara mereka sering mendapat benda-benda berharga yang terbuang. Seperti emas, HP, jam tangan, bahkan uang tunai. Rezeki memang tidak akan luput dari tuannya.

"Saya sering juga dapat duit dari tumpukan sampah, biasanya 50 ribu ujarnya.  (Banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved