Berita Banjarbaru
Berbeda dengan Monyet ekor Panjang yang Agresif, Begini Karakter Bekantan
Terpisah, Kepala BKSDA II Banjarbaru, Ridwan saat dikonfirmasi terkait keberadaan Bekantan di Semangat Dalam
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Terpisah, Kepala BKSDA II Banjarbaru, Ridwan saat dikonfirmasi terkait keberadaan Bekantan di Semangat Dalam mengaku sudah mengetahui dan bahkan mengeceknya ke lapangan.
Namun ia menepis bila keberadaan Bekantan tersebut dituding masuk ke permukiman warga mengingat sebetulnya kawasan Desa Semangat Dalam adalah satu dari beberapa habitat Bekantan di Kalsel.
"Bukan masuk permukiman, memang itukan habitat Bekantan. Karena lahan itu kan sebelumnya habitat Bekantan, cuma karena alih fungsi sekarang menjadi perumahan," jelas Ridwan.
Baca: Tampilkan OOTD Mengenakan Kaus Kaki Bermerek, Baju Dan Rok Nikita Mirzani Justru Jadi Sorotan
Lebih lanjut ia mengatakan berdasarkan keterangan yang pihaknya himpun dari warga Minggu (7/10) kemarin, memang sedikitnya ada 15 ekor Bekantan yang terlihat di kawasan tersebut.
Namun bekantan-bekantan tersebut belum ada laporan mengganggu masyarakat sekitar.
Melainkan mereka justru terhibur dengan keberadaannya.
"Kalau laporan ada yang terganggu sih, masih belum. Melainkan mereka malah terhibur dengan adanya Bekantan," terang Ridwan.
Baca: RESMI, Update Jumlah Pelamar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Hingga Minggu (7/10), Peluang Besar
Kepala BKSDA II Banjarbaru itu juga tidak menepis saat ini keberadaan Bekantan di kawasan tersebut sedikit terusik dengan kebakaran lahan.
Namun menurutnya hal itu bukan berarti kawanan Bekantan harus dilakukan relokasi.
Apalagi bila melihat masih luasnya lahan serta kayanya makanan sehingga kawasan tersebut masih cocok menjadi habitat Bekantan.
"Selain itu, untuk merelokasi pun sebetulnya agak berat. Karena selain area yang cukup luas, sehingga tidak memungkinkan Bekantan dijerat. Untuk dibius pun, juga berisiko mati cukup tinggi," jelasnya.
Baca: Edric Tjandra Sentil Soal Suami Baru Maia Estianty, Berawal dari Curhatan Tentang Pasangan Hidup
Ia pun berharap masyarakat lebih berhati-hati meskipun sejatinya karakter Bekantan tidak seagresif monyet berekor panjang.
"Karena jangankan masuk ke rumah, mereka ketemu orang saja biasanya takut. Ya, kami mengimbau agar kepada masyarakat saling menjaga saja," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost_20181008_115430.jpg)