Berita Kalteng

Sejumlah PBS Langgar Ketentuan Tanam Sawit Dipinggiran Sungai

Adanya sinyalemen kalangan DPRD Kalteng, perizinan perkebunan kelapa sawit yang ada di kabupaten melanggar ketentuan

istimewa
Lokasi kebun sawit yang diduga melanggar ketentuan rencana tata ruang, karena dilarang menanam sawit dipinggiran sungai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Adanya sinyalemen kalangan DPRD Kalteng, perizinan perkebunan kelapa sawit yang ada di kabupaten melanggar ketentuan, karena menanam sawit dipinggiran sungai ditanggapi Pemprov Kalteng.

Faktanya ada tujuh perusahaan besar swasta yang ada di bantaran Sungai di Danau Sembuluh Kecamatan Sembuluh Kabupaten Seruyan, diduga sengaja menanam pohon dipinggiran sungai karena kehabisan lahan.

Ketua Komisi B (bidang perkebunan) DPRD Kalteng, Borak Milton, mengatakan, ada beberapa perusahaan yang diduga memanen buah sawit pada pohon yang tumbuh di DAS Sembuluh dan DAS lainnya di Kabupaten Seruyan.

Baca: Sahabat Putri Diana Ramalkan Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Hanya Berlangsung 3 Tahun

Baca: Hari Ini 11 Tahun Lalu : Muszaphar Shukor Orang Pertama Malaysia Meluncur ke Angkasa

Baca: Mitos Bulan Safar Bulan Sial, Ini Doa Agar Umat Muslim Terhindar Dari Percaya pada Mitos

"Instansi terkait harusnya turun ke lapangan untuk memantau, karena di lokasi tersebut ternyata banyak ditumbuhi pohon kelapa sawit yang buahnya dipanen, padahal lokasi itu tidak boleh ditanam di daerah aliran sungai," ujarnya, Rabu (10/10/2018).

Ada sekitar 1.200 ha luasan perkebunan kelapa sawit yang ditanam di bantaran sungai sejauh delapan kilometer, yang kemudian dipanen oleh perusahaan yang ada di kawasan itu.

"Ini menyalahi aturan, karena lahan itu merupakan bantaran sungai yang dilarang ditanam sawit, ini sesuai ketentuan rencana tata ruang yang hingga saat ini masih berlaku, tapi itu tidak di gubris oleh perusahaan," pungkasnya. www. banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved