Kenaikan Harga Premium Batal

Kenaikan Harga Premium Batal Mendadak, Warga di Martapura Rame Antre BBM Jenis Pertamax

Sejauh ini, sebut dia, tidak ada kenaikan harga BBM jenis lain, kecuali pertamax yang kenaikannya diumumkan sejak Rabu pagi.

Kenaikan Harga Premium Batal Mendadak, Warga di Martapura Rame Antre BBM Jenis Pertamax
capture/BPost Edisi cetak
Banjarmasin Post Edisi Kamis (11/10/2018) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabar tidak jadinya naiknya harga BBM jenis premiun direspon warga dengan tidak jadi menyerbu SPBU. Pantauan Pantuan BPost, Rabu sore, tidak ada antrean panjang pada sejumlah SPBU yang ada.

“Pembeli BBM jenis premium normal, tidak ada antrean yang berlebihan,” ujar salah satu petugas SPBU di Jalan S Parman.

Berbeda di Martapura sempat terlihat antrean cukup panjang di beberapa SPBU. Fathony, petugas SPBU batas kota di Jalan A Yani, membenarkan sempat ramai antrean kendaraan bermotor pada Rabu sore.

Namun, sebut dia, antrean terjadi di jalur pengisian BBM jenis pertamax. “Harga pertamax memang mengalami kenaikan dari Rp 9.600 per liter menjadi Rp 10.600 per liter,” jelas dia.

Sejauh ini, sebut dia, tidak ada kenaikan harga BBM jenis lain, kecuali pertamax yang kenaikannya diumumkan sejak Rabu pagi.

“Memang sekira pukul 18.00 bakal ada pengumuman kenaikan BBM jenis premium, tapi ternyata tidak ada,” imbuh Fathony.

Masih kata petugas SPBU ini, jika ada kenaikan BBM jenis lain, biasanya ada pemberitahuan dari Pertamina. “Bahkan, bisa saja ada kemudian demo jika premium ikut naik," ucapnya.

Sebelumnya, usai menjadi pembicara pada satu acara di sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, sekira pukul 17.00 Wita, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengumumkan kenaikan harga BBM jenis premium.

Baca: Jokowi Telepon Jonan Batalkan Kenikan Harga Premium, Warga Sempat Serbu SPBU

Jonan mengakui penundaan kenaikan harga BBM jenis premium, memang terkesan mendadak. Dia mengaku mendapat telepon dari Presiden Joko Widodo saat hendak bersiap kembali ke Jakarta.

Jonan mengaku tidak tahu sampai kapan penundaan kenaikan harga BBM jenis presmium. Katanya,” sampai penundaannya, sampai Pertamina siap. Jadi ditunda sampai waktu yang tidak ada waktunya. Demikian sesuai arahan bapak presiden. (mau/lis/rii/ell)

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post dan ePaper Bpost Edisi Kamis (11/10/2018)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved