Liga 1 2018

Bandingkan Sanksi Arema FC dan Persebaya oleh Komdis PSSI di Liga 1 2018, Aremania: Tidak Adil

Perbandingan sanksi Arema FC dan Persebaya dari Komdis PSSI di Liga 1 2018 disikapi Aremania Jalur Gaza Pasuruan.

AREMA.COM
Suporter fanatik Arema, Aremania. 

Sanksi yang diberikan Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada Arema FC, membuat Aremania tahu arti mempertahankan lebih sulit daripada meraih.

Disampaikan Amin Fals pentolan Aremania Jalur Gaza (Pasuruan), sebelum para oknum Aremania berbuat aksi pelanggaran yang berujung sanksi tegas dari Komdis, Aremania pernah mendapatkan serangkaian prestasi sebagai the best suporter di Indonesia.

Prestasi yang dicapai di antaranya The Best Suporter pada Ligina VI tahun 2000 oleh Ketum Agum Gumelar dan The Best Suporter pada Copa Indonesia II tahun 2006.

Namun kini, suporter Singo Edan itu harus berdiam diri di kandang mereka sementara, karena hingga akhir kompetisi 2018, mereka dilarang hadir untuk mendukung ketika tim kebanggannya bertanding, baik home atau away.

"Aremania itu pionir suporter di Indonesia. Kalau kita sebelumnya pernah jadi suporter terbaik, harusnya kita harus lebih baik lagi. Jujur malu dengan kejadian (pelanggaran,red) kemarin itu. Mempertahankan itu lebih berat, sangat berat mempertahankan nama Arema di luar kota," kata Amin Fals pada SURYAMALANG.COM, Jumat (12/10/2018).

Baca: Resmi, Sanksi untuk Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor dari UFC, Ada Larangan Bertarung!

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Jepang 2018 Live Trans 7, Marquez Berburu Rekor Valentino Rossi

Baca: Harapan Direktur Pengembagan Lahan Kementerian Pertanian Terhadap Lahan HPS 2018 di Batola

Amin mengatakan, seharusnya Aremania yang saat itu bertindak sebagai tim tuan rumah dapat menahan diri. Sehingga kejadian kemarin saat di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (6/10/2018) lalu, tidak berdampak pada sanksi berat yang saat ini diputuskan.

"Saya ini jadi bagian dari Aremania sejak tahun 90an. Mengalami seperti itu sudah sering kali. Tapi alangkah baiknya hura-hura itu dilakukan di tribun saja. Akibatnya sekarang sanksinya sangat-sangat berat dibanding sanksi yang dulu-dulu," ujarnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya sanksi ini, kejadian serupa tak akan kembali terjadi musim berikutnya. Sehingga nama besar Arema dan Aremania tak lagi tercoreng oleh ulang segelintir oknum.

"Semoga dengan kejadian kemarin ada hikmahnya. Menjadikan aremamia jadi suporter yang dewasa dan santun," harap Amin.

aremafcofficial
instagram.com/aremafcofficial

Kerugian Singo Edan

CEO Arema FC, Iwan Budianto memberikan komentarnya terkait dampak kerugian yang nantinya akan dialami Arema FC terkait sanksi dari Komdis PSSI.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved