Breaking News:

Berita Kalteng

Pemprov Kalteng Akan Optimalkan Pungutan Retribusi Dongkrak PAD

Masih belum optimalnya penggalian potensi pendapatan asli daerah yang dilakukan Pemprov Kalteng mendapat sorotan DPRD Kalteng

Penulis: Fathurahman | Editor: Rendy Nicko
tribunkalteng.com/faturahman
Sekda Kalteng Fahrizal Fitri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Masih belum optimalnya penggalian potensi pendapatan asli daerah yang dilakukan Pemprov Kalteng mendapat sorotan kalangan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kalimantan Tengah.

Sejumlah kalangan di DPRD Kalteng malah menyoroti kinerja instansi terkait yang selama ini dinilai belum optimal dalam penggalian PAD sehingga, pendapatan pun masih kecil sedangkan potensi cukup besar.

Kritikan disampaikan anggota Fraksi Partai Gerindra, Anggoro Dian Purnomo, yang menyebut, potensi penggalian cukup banyak tetapi belum tergarap dengan baik sehingga pendapatan dari sektor PAD masih relatif kecil.

Baca: Link Live Streaming RCTI Timnas U-19 Indonesia vs Yordania, Ujicoba Jelang Piala Asia U-19 2018

Baca: Modus Penipuan Unggah Ulang Dokumen Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Viral, BKN : Waspada!

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Closing Ceremony Asian Para Games 2018, Artis KPop dan Judika Tampil

Anggoro menyebut, PAD Kalteng saat ini hanya 1.75 persen dari kenaikkan APBD 15 persen masih sangat kurang, sehingga perlu terobosan, dan ketegasan Pemerintah Kalteng untuk dilakukam peningkatan.

Menanggapi hal itu, Pj Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, Sabtu (13/10/2018) mengatakan, pihaknya memang akan melakukan upaya penggalian pendapatan dari sektor PAD untuk menambah APBD Kalteng.

Baca: Respons Yenny Wahid Terkait Kebohongan Publik Ratna Sarumpaet Soal Penganiayaan

Baca: Klasemen & Hasil Perolehan Medali Asian Para Games 2018, Indonesia Masuk 5 Besar

Dikatakan, salah satu yang diupayakan untuk di gali yakni dari sektor pungutan retribusi untuk air permukaan dan retribus lainnya seperti sektor galian C dan sektor pengelolaan aset daerah.

"Semua akan kami optimalkan, dalam penggaliannya, semisal dari sektor pertambangan maupun air permukaan, dan sektor lainnya seperti retribusi aset daerah," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved