Berita Tapin

Ribuan Jemaah Memadati Lokasi Haul Al Fadhil Abdul Karim di Banua Halat

Sabtu (13/10/2018) dilaksanakan haul ke 62 Al Alim Al Fadhil Al Hajj Abdul Karim di Kubah Banua Halat Kiri, Rantau

Ribuan Jemaah Memadati Lokasi Haul Al Fadhil Abdul Karim di Banua Halat
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
ribuan warga Tapin menghadiri acara haul yang kali pertama digelar secara besar tersebut 

BANJARMASINPOST.CO.ID. RANTAU - Sabtu (13/10/2018) dilaksanakan haul ke 62 Al Alim Al Fadhil Al Hajj Abdul Karim di Kubah Banua Halat Kiri, Rantau mulai jam 08.00 hingga selesai.

Pantauan BPost online, ribuan warga Tapin menghadiri acara haul yang kali pertama digelar secara besar tersebut.

Ruang utama acara haul tersebut tidak cukup menampung karena banyaknya jemaah.

Bahkan banyak jemaah berteduh di bawah pohon dan di teras rumah warga.

"Kami tidak menduga jemaah yang hadir sebanyak ini, sebelumnya tidak sebanyak ini," jelas panitia H Jumai kepada BPost online.

Dijelaskan H Jumai, haul ini dihadiri ribuan umat Islam dari Tapin dan warga kabupaten tetangga.

Baca: NEWSVIDEO: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Habib Umar di Batulicin

Baca: BKN Umumkan Solusi File Corrupt Saat Unggah Dokumen Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Baca: Internet Dunia Bakal Gangguan 2 Hari, Kementerian Kominfo Minta Masyarakat Tenang

Selama ini haul yang digelar hanya skala kecil dari segi jumlah, namun pada haul ke 62 ini jumlah jemaah yang hadir lebih besar, ribuan orang.

Haul itu diisi syair maulid, pembacaan sejarah Al Hajj Abdul Karim dan ceramah agama yang disampaikan Habib Alwi bin Hamid bin Shihab dari Hadralmaut.

"Dan penceramah dari Martapura Guru H Munawar," kata H Jumai.

Digelarnya haul tersebut sontak membuat pedagang kaki lima menjadi laris manis dagangannya.

Puluhan personel Polsek Tapin Utara dan dibantu Polres Tapin mengamankan jalannya acara haul.

Al Hajj Abdul Karim dilahirkan di Banua Halat pada 1888 masehi/1305 hijriyah. Beliau meninggal 17 Agustus 1958/1378 hijriyah.

Al Hajj Abdul Karim pernah menuntuk ilmu di Balimau Kandangan, kemudian ke Nagara Kandangan.

Setelah itu berangkat lagi menuntut ilmu di Mekkah. Pulang dari Mekkah beliau mampir ke Malaysia dan sempat memberi pengajian di negara tetangga tersebut.

Tak lama kemudian, beliau pulang kampung di Banua Halat Tapin. (banjarmasinpost/ibrahim ashabirin).

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved