Berita Batola

Dewan Batola Sarankan Pemprov Kalsel Hibahkan Kawasan wisata Jembatan Barito, Agar Memudahkan ini

Sementara Wakil Ketua DPRD Batola, Anis Riduan, menyatakan kawasan wisata jembatan Barito saat ini seperti status quo.

Dewan Batola Sarankan Pemprov Kalsel Hibahkan Kawasan wisata Jembatan Barito, Agar Memudahkan ini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sementara Wakil Ketua DPRD Batola, Anis Riduan, menyatakan kawasan wisata jembatan Barito saat ini seperti status quo.

Artinya, tak jelas siapa yang mengelola, apakah itu Pemprov Kalsel atau Pemkab Batola.

Menurutnya, anggota DPRD Batola pernah mengunjungi kawasan wisata bawah Jembatan Batola beberapa waktu lalu, dan ditemukan sekali banyak bangunan di tengah yang hilang dicuri orang.

“Bahkan, pagar-pagarnya juga hilang. Kita ngga merasa kehilangan karena tidak menganggarkan di APBD, tapi merasa rugi karena sebagai orang Batola. Aset wisata sebagus ini ditelantarkan oleh Pemkab Batola dan Pemprov Kalsel,” katanya,

Dijelaskannya, DPRD Batola juga bingung mau menganggarkan di ABPD karena aset tanah bawah jembatan Barito milik Provinsi Kalsel.

Baca: Tidak Menemani Detik-detik Kematian Ibundanya, Roro Fitria Histeris di Tahanan

Baca: Penyanyi Suci Dalam Debu Saleem Iklim Meninggal Tragis, 10 Fakta Tentang Karier dan Kematiannya

Baca: Login Lagi, Pastikan Hal Ini Sebelum Pendaftaran CPNS 2018 Ditutup Hari Ini, Link sscn.bkn.go.id

Sementara Pemkab Batola hanya berstatus pinjam pakai saja dalam jangka waktu beberapa tahun.

“Kita akan evaluasi, apakah dinas pariwisata Batola yang tidak mampu mengelola aset wisata jembatan Barito, ataukah Pemkab Batola sulit mengelola karena masalah status lahan wisata Jembatan Barito ini masih dipegang Pemprov Kalsel,” katanya.

Anis menyarankan agar aset Pemprov Kalsel berupa kawasan wisata bawah jembatan Barito dihibahkan ke Pemkab Batola sehingga dewan akan dengan mudah menganggarkan perawatan.

Jangan sampai Pemprov Kalsel setengah hati menyerahkan pengelolaan kawasan wisata ke Pemkab Batola.

“Soal pungutan Rp10 ribu untuk pengunjung ke kawasan wisata Jembatan Barito seperti saat ini, saya lihat Pemprov Kalsel dan Pemkab Batala sama-sama cuci tangan. Hasil pungutan itu tidak masuk ke Pemprov Kalsek dan Pemkab Batola. Lalu kemana uangnya,” tegas Anis.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved