B Focus Economic

Dinding itu Menyampaikan Pesan Tentang Kehidupan

BANYAK kafe yang menggunakan jasa muralis untuk memperindah interior hingga eksterior bangunan.

Dinding itu Menyampaikan Pesan Tentang Kehidupan
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - BANYAK kafe yang menggunakan jasa muralis untuk memperindah interior hingga eksterior bangunan.

Dalam hal ini kebanyakan pebisnis kafe menggunakan jasa pembuat mural atau muralis untuk menjadikan tempat mereka lebih menarik.

Satu di antara kafe di Banjarmasin yang memakai jasa muralis adalah Locomoco Cafe, Jalan Gunung Sari Raya, Banjarmasin.

Dijelaskan pemiliknya Andri Okta Dewo, konsep awal kafe yang ia buka pada Februari 2017 ini memang sengaja memilih mural untuk dinding interiornya.

Baca: Sambil Tunggu Pengumuman CPNS 2018, Pemko Masih Terima Berkas CPNS Tak Via sscn.bkn.go.id

Baca: Hasil Pendaftaran CPNS 2018 di Pemko Banjarmasin, Formasi Dokter Cuma 1 Pelamar di sscn.bkn.go.id

Baca: Nikita Mirzani Sering Nyinyiri Para Selebriti, Mantan Dipo Latief Juga Nyinyiri Fadli Zon Soal Ini

Baca: Reaksi Mengejutkan Ayu Ting Ting Saat Ivan Gunawan Tulis Kata Sayang Untuk Faye Malisorn

Menurutnya smemilih mural karena dalam mural bisa menyampaikan pesan kepada konsumen atau yang melihat dan membacanya.

"Secara tanpa disadari mural itu sendiri membawa makna khususnya dengan sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan saat ini," ujar Dewo.

Ia membeberkan salah satu pesan mural di tempatnya yang ada saat ini memiliki arti ketika lagi ngumpul, semua orang itu disibukan oleh gadget dan tidak memaknai arti bersama.

Ia membeberkan saat ini di kafenya memiliki tiga jenis mural yang tergambar pada interior bangunan.

"Saat ini di kafe saya ada tiga mural, yang pertama ukuran 2x2 meter persegi, 3x3 meter persegi dan yang satunya berukuran lima meter," jelas Dewo.

Ia mengakui dengan adanya mural mampu lebih menarik minat masyarakat terlebih kaum remaja untuk makan atau minum di tempatnya.

"Iya pasti lebih menarik karena saat ini orang-orang lebih suka foto dengan latar yang mereka anggap keren seperti mural," ungkapnya.

Ia menambahkan selain konsep mural, ia juga mengumpulkan barang-barang antik yang bertujuan untuk generasi masa kini bisa bernostalgia dengan barang-barang yang mereka gunakan di masa lalu.

"Ada televisi yang memiliki ukuran seperti lemari, setrika ayam jago, turntable beserta piringan hitam, jam weaker tua, dan lainnya," bebernya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved