Berita Banjarbaru

1.200 Perempuan Ikut Tes Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara

Bertempat di aula kantor Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Dharma Praja I, Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru

1.200 Perempuan Ikut Tes Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara
milna sari
Pemeriksaan IVA Tes di aula kantor Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Dharma Praja I, Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru, Kamis (18/10/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ikut berpartisipasi dalam melakukan aksi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara untuk mewujudkan wanita Kalimantan Selatan Bebas Kanker dengan target sebanyak 1.000 (seribu) orang dari lima kabupaten/kota, terdiri dari Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanahlaut dan Batola.

Bertempat di aula kantor Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Dharma Praja I, Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru, Kamis (18/10/2018)

Ketua pelaksana, Kusumo Rini kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan acar diselenggarakan selama dua hari hingga Jumat (19/10/2018).

Baca: 3 Cara Cek Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi Usai Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Dalam kegiatan ini terangnya ada 1.200 perempuan yang akan menjalani Iva test dan sadanis.

Kanker Leher Rahim adalah keganasan yang berasal dari sel leher Rahim, yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Upaya pencegahan yang utama adalah melalukan deteksi dini dengan metode IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat) yaitu penapisan dengan mengoleskan asam asetat pada permukaan leher Rahim.

Baca: Jadwal Tahapan Selanjutnya Pendaftaran CPNS 2018 via Sscn.bkn.go.id, Ada Sejumlah Tes

Kanker Payudara adalah keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara, tidak termasuk kulit payudara. Deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara sangat dianjurkan pada wanita untuk mengetahui secara dini kelainan yang di dapat dari leher rahim dan payudara agar secepatnya di obati sehinggatidak terjadi kanker.

Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, aksi deteksi dini ini juga melakukan terapi atau pengobatan secara langsung bila dari pemeriksaan IVA Test tersebut di dapatkan hasil yang positif. Pengobatan yang dilakukan adalah dengan Krioterapi, yaitu perusakan sel-sel prakanker dengan cara dibekukan.

Baca: Live Streaming RCTI Timnas U-19 Indonesia Vs Taiwan Piala Asia U-19 2018 Egy Maulana Vikri Main

Persyaratan peserta yang akan diperiksa deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA test : Sudah/pernah menikah, di anjurkan yang telah berusisa 30 – 50 tahun; Tidak sedang hamil dan Tidak sedang menggunakan obat-obatan pervaginam.

Deteksi dini ini di anjurkan untuk melakukan penapisan minimal lima tahun sekali akan tetapi bila memungkinkan tiga tahun sekali.

(Banjarmasinpost.co.id/milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved