Health Info

5 Fakta Mengejutkan Tentang Mie Instan, dari Kadungan Gizi Hingga Penderitaannya

Mie instan mungkin saat ini menjadi makanan favorit sebagian besar masyarakat Indonesia.

5 Fakta Mengejutkan Tentang Mie Instan, dari Kadungan Gizi Hingga Penderitaannya
tribunnews.com
Cara memasak mie instan yang tepat 

Fortifikasi adalah upaya yang dilakukan untuk menambahkan satu atau lebih zat gizi mikro ke dalam suatu produk pangan yang bertujuan untuk mencegah kekurangan suatu zat gizi di masyarakat.

Zat gizi yang ditambahkan ke dalam mie instan Indonesia yakni zat besi, zinc, vitamin A, dan beberapa jenis mineral lainnya.

3. Kandungan natrium yang sangat tinggi

Penderita hipertensi umumnya tidak boleh mengkonsumsi mie instan karena kandungan natrium yang sangat tinggi.

Baca: HPS 2018 di Jejangkit, Ternyata Tamu Harus Jalan Kaki Sejauh 1,5 Kilometer

Satu bungkus mie instan tinggi yaitu berkisar antara 600-1500 mg. Sementara orang yang sehat saja dianjurkan hanya mengonsumsi natrium sebanyak 1500 mg per hari.

4. Makan mie instan terlalu sering terbukti bisa menyebabkan penyakit jantung

Seorang profesor bidang gizi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa sebenarnya tidak masalah mengonsumsi mie instan sekali atau dua kali dalam sebulan, tetapi jika setiap minggu dilakukan, maka hal tersebut yang sangat berisiko menimbulkan berbagai penyakit degeneratif, seperti hipertensi, stroke, jantung, diabetes, kanker.

5. Air rebusan mie instan tidak berbahaya

Air rebusan mie instan rupanya mengandung zat-zat gizi yang telah ditambahkan sebelumnya. Ketika proses merebus, sebagian zat gizi larut dalam air dan kemudian hilang dari mie instan.

Nemun, makan mie instan tetap tidak boleh terlalu sering karena mie instan bukan makanan penuh zat gizi.

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNstyle.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved