Berita Banjarbaru

150 Penyuluh dan Kelompok Tani ke Kampung Hortikultura, Kagum dengan Hal Ini

Kadis TPH Kabupaten Banjar, HM Fachry mengatakan dirinya sengaja memboyong ratusan penyuluh

150 Penyuluh dan Kelompok Tani ke Kampung Hortikultura, Kagum dengan Hal Ini
milna sari
Sebanyak lebih dari 150 orang pegawai dari Dinas Tanam Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar mengunjungi Kampung Hortikultura Pemprov Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tak mau melewatkan kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang digelar di Kalimantan Selatan tepatnya di Setdaprov Kalsel di Banjarbaru.

Sebanyak lebih dari 150 orang pegawai dari Dinas Tanam Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar mengunjungi Kampung Hortikultura Pemprov Kalsel.

Mereka terdiri dari kepala dinas hingga PPL dan kontak tani se Kabupaten Banjar.

Kadis TPH Kabupaten Banjar, HM Fachry mengatakan dirinya sengaja memboyong ratusan penyuluh dan kontak tani agar belajar teknologi pertanian terbaru.

Baca: Benarkah Jamal Khashoggi Dibunuh karena Mengkritisi Pemerintah Arab Saudi, ini 5 Fakta Sang Jurnalis

Baca: Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB, Usianya Setara Lulusan SMA

Sebutnya ia mengetahui jika lahan pertanian di Kampung Hortikultura bukan lah tanah yang subur karena mengandung kandungan asam yang besar sehingga tak cocok untuk bercocok tanam.

Namun ia mengaku salut dengan kegigihan Dinas Tanam Pangan dan Hortikultura Kalsel yang mampu mengubah lahan menjadi tanah yang subur dan dapat ditanami dengan tanaman berbagai jenis dan menghasilkan buah dengan kualitas yang baik.

Baca: Bupati Kotabaru Buka MTQ di Pulaulaut Utara, Panitia Sayangkan Hal Ini

"Kita ingin para penyuluh mengadaptasi teknologi yang digunakan oleh Dinas TPH Kalsel agar bisa ditularkan ke petani-petani di Kabupaten Banjar," jelasnya Jumat (19/10/2018).

Kabupaten Banjar terangnya memiliki lima jenis tanah, mulai dari rawa Lebak hingga kering. Namun saat ini Kabupaten Banjar masih memiliki lahan cukup untuk bertanam.

"Penyuluh dan kontak tani bisa belajar mengolah tanah, teknologi pertanian dengan dekorasi cantik, hingga pupuk dan benih yang baik untuk tanaman," sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Tambahnya sangat saya jika gelar teknologi pertanian yang diadakan di Banjarbaru tak dimanfaatkan pihaknya untuk menambah pengetahuan tentang pertanian.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved