Berita Kabupaten Banjar

Terketuk Hati Tsunami di Palu, Nanang Galuh Ini Gelar Panggung Budaya

Wakil 1 Galuh Intan Kabupaten Banjar 2018 Lubna SPD pun dia tergerak untuk berbuat sesuatu meringankan beban

Terketuk Hati Tsunami di Palu, Nanang Galuh Ini Gelar Panggung Budaya
Istimewa
Kru Pewadahan Nanang Galuh menggelar aksi sosial dengan menggelar Panggung Budaya di RTH alun-alun Ratu Zalecha Martapura, Minggu pagi lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kondisi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala yang sangat menyedihkan sekarang ini mengetuk hati sejumlah elemen masyarakat untuk menyalurkan membantu.

Wakil 1 Galuh Intan Kabupaten Banjar 2018 Lubna SPD pun dia tergerak untuk berbuat sesuatu meringankan beban saudara-saudara di lokasi bencana.

Bersama kru Pewadahan Nanang Galuh, perempuan kelahiran Martapura, 2 april 1995 menggelar aksi sosial dengan menggelar “Panggung Budaya” di RTH alun-alun Ratu Zalecha Martapura, Minggu pagi lalu.

Aksi budaya yang dilakukan mulai dari menyanyikan lagu Banjar, Madihin, Musikalisasi puisi dan tari Banjar. Acara seni dan sosial ini tentu saja menarik minat para warga yang sedang berolahraga.

Baca: Promosikan Martabak, Gibran Putra Presiden Jokowi Sambangi Kantor Banjarmasin Post Group

"Alhamdulillah hanya hanya beberapa jam saja ratusan ribu rupiah berhasil dikumpulkan," ujar Lubna yang didaulat jadi koordinator acara, Rabu (17/10) pagi.

Lubna mengatakan aksi ini murni sebagai bentuk dukungan serta untuk meringankan saudara yang ada di palu dan Donggala yang tertimpa musibah bencana alam gempa bumi dan tsunami beberapa waktu yang lalu.

Baca: Tak Live TV! Timnas U-19 Korea Selatan vs Australia di Piala Asia U-19 2018, Calon Lawan Indonesia?

Selain itu dipilihnya aksi panggung budaya ini mengingat sudah banyak nya masyarakat yang ikut membantu dengan turun kejalan, sehingga dipilih alternatif lain yaitu panggung budaya.

"Selain untuk menerjemahkan seni budaya ke masyarakat kami juga ingin aksi ini bisa membuat sesuatu yang positif bagi korban gempa," lanjut dia.

Baca: IFRC 18Th Adaro, Tempat Adu Skill, Edukasi dan Kebersamaan Petugas Pemadam

Tidak hanya turun langsung ke Jalan, Lubna dan Pewadahan Nanang Galuh juga melakukan aksi sosial melalui di media sosial untuk warga yang tertimpa musibah kebakaran beberapa waktu yang lalu di desa antasan kabupaten Banjar berupa sarung dan kitab.

"Tidak hanya korban gempa kami juga mengumpulkan sarung dan kitab untuk warga yang tertimpa musibah kebakaran di antasan”,ujarnya.

Setelah resmi menyandang Runner Galuh Intan, Lubna menjelaskan tentunya dia bakal melanjutkan dan melaksanakan program program yang sudah digagas oleh Pawadahan Naga Intan sebelumna.

Salah satu programnya kata Lubna dengan menggelar program Pelestarian atau Pelatihan Pembuatan Sasirangan yang mana objek dari pelatihan ini adalah ibu didaerahnya.

"Selain untuk lebih mempromosikan sasirangan agar mampu menjadI tuan rumah di daerah sendiri, serta saya berharap program ini mampu membantu meningkatkan kreatifitas dan perekonomian masyrakat setempat," harap dia.(arl)
Nama lengkap: Lubna, S.Pd.
Nama panggilan: Lubna
TTL : Martapura, 2 april 1995
Kuliah : FKIP Bahasa inggris Uniska MAAB (lulus dengan predikat cumlaude) .
Hobi : membaca, menulis, traveling, browsing, dan mendengarkan musik
Prestasi :
* juara 1 PBB (pasukan baris berbaris sekab. Banjar)
*Juara 3 senam SIS sekab. Banjar
*Juara 3 penulisan artikel bertema keluarga sakinah mawaddah warahmah dr partai PKS
*Juara 2 miss shopie bc zulkarnaen 2016
* 10 finalis dubas prov. Kalsel 2016
*runner up 1 nanang galuh intan 2018

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved