Skandar Pembunuhan Jamal Khashoggi

Kalangan di Istana Arab Saudi Diskusikan Kemungkinan Perubahan Garis Kepemimpinan

Sejumlah kalangan di lingkungan istana kerajaan Arab Saudi mendiskusikan kemungkinan perubahan garis suksesi kepemimpinan.

Kalangan di Istana Arab Saudi Diskusikan Kemungkinan Perubahan Garis Kepemimpinan
net
Pangeran Mohammed bin Salman 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RIYADH - Pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi terungkap menyusul pengakuan Pemerintah Arab Saudi sang jurnalis dibunuh di Kantor Konsulat negara itu di Istanbul Turki. Skanda kasus pembunuhan tersebut kini terus berbuntut panjang. 

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (20/10/2018), sejumlah sumber intelijen menyebut sejumlah kalangan di lingkungan istana kerajaan Arab Saudi mendiskusikan kemungkinan perubahan garis suksesi kepemimpinan.

Sementara itu, pemerintah AS dikabarkan ingin terlibat langsung dalam proses perubahan garis suksesi tersebut. Demikian dilaporkan situs berita Middle East Eye.

Sumber yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan, kasus ini mengakibatkan Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) diawasi ketat.

Apalagi tujuh personel pengawal pribadinya disebut pemerintah Turki sebagai tersangka pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Chelsea vs Manchester United Liga Inggris Pekan 9 Sabtu (20/10) Malam ini

Sumber itu menambahkan, Gedung Putih mengirimkan Menlu Mike Pompeo ke Riyadh sebagai bagian dari upaya pemerintahan Trump terlibat dalam setiap kemungkinan perubahan garis suksesi di Arab Saudi.

Sumber anonim ini melanjutkan, Presiden AS Donald Trump mengingnkan Raja Salman tetap berkuasa tetapi Pompeo menganggap posisi sang raja amat "rapuh" dan harus diganti.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Middle East Eye, Kementerian Luar Negeri Inggris juga sudah menggelar diskusi internal untuk mempersiapkan diri menghadapi skenario apapun di Saudi termasuk perubahan garis suksesi.

Sumber di Kemenlu Inggris mengatakan, Dubes Inggris di Riyadh Simon Collins belum pernah bertemu lagi dengan Raja Salman sejak Jamal Khashoggi menghilang 2 Oktober lalu.

Hal ini terjadi karena para pejabat Saudi masih kebingungan untuk memberikan jawaban terkait situasi tersebut.

Baca: Begini Ciri-ciri Babi yang Diduga Babi Ngepet, Kapolsek: Sebesar Anak Kambing Kurus

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved