Wilayah Bebas BABS

Sukseskan Program Penghapusan Jamban Apung, Dinas PUPR Banjar Targetkan ini

Terlepas dari kebiasaan warga, Mahfudz, Kepala Desa Murungkenanga, mengatakan pencapaian program penghapusan jamban apung

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
bpost 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Terlepas dari kebiasaan warga, Mahfudz, Kepala Desa Murungkenanga, mengatakan pencapaian program penghapusan jamban apung di wilyahnya sudah lebih 50 persen.

Dari 225 warga yang tidak memiliki WC di rumah, saat ini sudah sekitar 160 unit WC individual yang dibangunkan pemerintah.

“Tentunya program itu secara bertahap. Saat ini masih ada beberapa WC belum selesai,” ujarnya.

Baca: LINK Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 sscn.bkn.go.id, Ada 2,3 Juta Pelamar Lolos!

Sebelumnya, Galuh Tantri Narindra, Kabis Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Banjar, berujar pihaknya menargetkan penghapusan jamban apung dengan pembangunan tangki septik individual sebanyak 1.230 unit.

Hingga September 2018, jumlah tangki yang sudah dibuat sebanyak 567 unit.

"Penuntasan pembangunan sejumlah 1.230 unit sampai Desember 2018. Jika sudah terbangun, warga pengguna jamban apung segera diminta membongkarnya," kata Tantri.

Baca: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Komisi Yudisial RI Download di Sini Sscn.bkn.go.id

Baca: Pengumuman Lengkap Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Kemenkumham RI Bukan Via Sscn.bkn.go.id

Baca: Tunjukkan Foto Saksi Nikahnya dengan Paula Verhoeven, Orang Ini Malah Protes Pada Baim Wong

Baca: Warga Aluhaluh Heboh! Ada Babi Ngepet Ditangkap, Begini Penjelasan Sekdes

Dijelaskan dia, awal program penghapusan jamban apung, camat dan kepala desa di wilayah bantaran sungai melakukan tanda tangan komitmen bersama.

Penandatangan dilakukan dihadapan Bupati Banjar, Khalillurrahman untuk membongkar jamban apung.

Pihaknya juga melakukan edukasi kepada masyarakat secara berhenjang.
Tahap pertama dilakukan sosialisasi baik pada pimpinan wilayah kemudian berlanjut ke masyarakat.

Bentuk sosialisasi, mulai dari pemutaran video, pembagian famflet dan stiker.

Dalam sosialisasi didampingi oleh tenaga fasilitator lapangan yang direkrut, dibantu Dinas Kesehatan dan Tenaga Sanitarian Puskesmas.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved