Bisnis Techno

Aplikasi Bawaan Windows 10 Ternyata Bisa Dihapus, Ini Penjelasan Resmi Microsoft

Hal tersebut diketahui dari build Windows 10 terbaru (versi 18262) untuk para peserta Windows Insider Program.

Editor: Didik Triomarsidi
New York Times
Tampilan Start Menu di Windows 10 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selain perbaikan dan peningkatan kualitas secara keseluruhan, update Windws 10 kerap kali ikut membawa fitur baru dan aplikasi yang belum tentu berguna buat pengguna.

Ke depan, aneka macam “ bloatware” yang tadinya tidak bisa dihapus ini bakal bisa dilenyapkan dari komputer pengguna lewat sebuah update Windows 10 yang disiapkan untuk tahun depan.

Hal tersebut diketahui dari build Windows 10 terbaru (versi 18262) untuk para peserta Windows Insider Program.

Baca: Menikah 2016, Goo Hye Sun Baru Tunjukkan Cincin Perkawinannya dengan Ahn Jae Hyun

Menurut Microsoft dalam sebuah keterangan di blog miliknya, build berkode “19H1” itu bakal memberi opsi untuk mencopot pemasangan sejumlah aplikasi bawaan Windows 10.

Cara menghapusnya adalah melalui context menu (klik kanan) di ikon aplikasi yang akan dihapus di Start Menu, lalu pilih opsi “uninstall”.

Baca: Kubur Impian Kalahkan Milan dan Real Madrid, Begini Kondisi Terkini Messi

Cara menghapus aplikasi bawaan Windows 10 dengan klik kanan di ikon. Beberapa aplikasi bawaan saat ini sudah bisa dicopot dari Windows 10. Nantinya daftar aplikasi bawaan yang bisa dihapus bakal bertambah banyak dengan hadirnya update baru tahun depan. (ExtremeTech.com)

Beberapa aplikasi bawaan tersebut termasuk 3D Viewer, Calculator, Calendar, Groove Music, Mail, Movies & TV, Paint 3D, Snip and Sketch, Sticky Notes, serta Voice Recorder.

Daftar tersebut merupakan tambahan dari tujuh aplikasi bawaan, termasuk My Office, OneNote, Skype, dan Print 3D, yang saat ini sudah dapat dihapus oleh pengguna tanpa adanya pembaruan 19H1.

Selain aplikasi-aplikasi tersebut, game yang secara otomatis terpasang di Windows juga dapat dihapus seperti Candy Crush Saga, Farmville 2, Disney Magic Kingdoms, dan Bubble Witch.

Dengan mencopot aplikasi bawaan yang tak terpakai, pengguna dapat membebaskan sedikit ruang penyimpanan serta meringankan kerja memori (RAM) perangkat.

Selain fitur ini, belum diketahui dengan jelas fitur lain apa saja yang akan ada dalam pembaruan terkait.

Kendati demikian, pembaruan ini akan membawa kebebasan bagi pengguna Windows 10 untuk lebih menyesuaikan aplikasi dengan kemampuan perangkat dan kebutuhan pribadi masing-masing.

Pembaruan 19H1 untuk Windows 10 rencananya baru akan dirilis ke publik pada April 2019 atau setelahnya untuk memastikan tidak ada bug yang bisa mengganggu.

Sebelumnya, update Windows 10 versi 1809 untuk bulan Oktober 2018 sempat bermasalah karena menghapus data pengguna sebelum akhirnya ditarik dan diperbaiki oleh Microsoft.(Bill Clinten)

Berita Ini Juga Ada di KOMPAS.COM

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved