Rehab Stadion 17 Mei

Rehab Stadion 17 Mei Jadi Dilema, Kepala Bakeuda Sarankan Sepert ini

Sebelumnya, dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel dengan mitra kerja, yakni pemprov Kalsel dan KONI Kalsel, Rabu (10/10)

Rehab Stadion 17 Mei Jadi Dilema, Kepala Bakeuda Sarankan Sepert ini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebelumnya, dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel dengan mitra kerja, yakni pemprov Kalsel dan KONI Kalsel, Rabu (10/10), Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel, Aminuddin Latif, mengatakan dilema renovasi 17 Mei ini harus diurai agar tidak terjadi pertentangan.

Untuk mengurai masalah itu KONI bisa menyerahkan atau ada kaidah yang harus ditempuh.

"Tidak tepat jika mengatakan ada pembohongan kepala daerah (gubernur) karena belum merenovasi 17 Mei, karena prinsipnya kami siap merenovasi tapi ada ketentuan yang harus diikuti. Merespons aspirasi juga harus dengan cara yang benar dan dibolehkan aturan. Jadi belum sampai ke pembohongan, karena kami ingin merenovasi tentu saja dalam koridor aturan yang berlaku," ujarnya.

Baca: Beberapa Pemain Daftar Kuliah di Sela Kompetisi Liga 1 2018, Ini Tanggapan Tim Pelatih Barito Putera

Baca: 2.529.364 Pelamar Lolos! 9 Instansi Umumkan Hasil Seleksi CPNS 2018, BKN Aktifkan sscn.bkn.go.id

Baca: Cara Cek & Link 5 Instansi Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018, BKN di sscn.bkn.go.id

Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah Bakeuda Kalsel, M Mirhansyah, menjelaskan kerja sama pemanfaatan aset antara pemprov dengan KONI mulai 2012 sampai 2022.

“Pada tahun 2012 sampai 2014 dilaksanakan rehab total 17 Mei. Saat itu posisi aset dikembalikan terlebih dahulu ke pemprov. Setelah selesai rehab baru dikembalikan lagi ke KONI,” ujarnya.

Menurut Mirhan, apabila ingin melaksankan rehab lagi memang harus dikembalikan.

"Dari sisi ketentuan kerja sama bahwa mitra kerja sama yang bertanggugjawab terhadap pemeliharaan, operasional, dan pembiayaan lain-lain. KONI merupakan pihak mitra kerja sama yang mempunyai hak dan kewajiban. Pemanfaatan aset itu tujuannya untuk peningkatan daya guna, peningkatan daya hasil, dan peningkatan pendapatan daerah, " ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Yazidie Fauzi, mengharapkan polemik ini bisa diselesaikan di internal kedua belah pihak.

"Kami menyarankan antara pemprov dengan KONI ada pertemuan informal. Intinya renovasi ini kan untuk meningkatkan prestasi atlet daerah. Jadi jangan dibiarkan berlarut-larut dan harus ada jalan keluar," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved