Berita Banjarmasin

2020, Program Nasional Eliminasi Campak dan Kendalikan Rubella, Ini Kata Kepala Dinkes Kalsel

Saat ini di Kalimantan Selatan pelaksanaan vaksin measles dan rubella sebanyak 49,19 persen dari target nasional sebesar 95 persen.

2020, Program Nasional Eliminasi Campak dan Kendalikan Rubella, Ini Kata Kepala Dinkes Kalsel
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Mata siswa kelas VI C di SDN 4 Angsau itu terpejam selama proses imunisasi Campak dan Rubella disuntikkan petugas, Jumat (3/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sedang menggenjot capaian vaksinasi measles dan rubella (MR). Hingga saat ini di Kalimantan Selatan pelaksanaan vaksin measles dan rubella sebanyak 49,19 persen dari target nasional sebesar 95 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, M Muslim, mengatakan saat ini pihaknya sedang fokus menggenjot pelaksanaan vaksinasi MR di Banjarmasin.

Apalagi, Kota Banjarmasin merupakan daerah terbanyak anak yang harus divaksin, yakni mencapai 176.209 anak. “Jika Banjarmasin meningkat, maka angka di provinsi juga akan meningkat,” bebernya.

Apalagi, hingga saat ini, Banjarmasin masih menduduki empat terendah se Kalimantan Selatan. 

Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas U-19 Indonesia Vs UEA Piala Asia U-19 2018, Ini 3 Keuntungan Timnas

Baca: Jadwal Siaran Langsung PSM Makassar vs Persib Bandung Liga 1 2018, Persib Dapat Angin Segar

“Kami ingin ada evaluasi dari tingkat kelurahan, kecamatan, hinggga sekolah. Kami juga berharap ada kesepakatan dengan bidang terkait untuk bertanggung jawab mengenai upaya peningkatan cakupan,” katanya.

Kepala Seksi Imuniasi Dasar Kemenskes RI, Syamsul Alam, mengatakan vaksinasi harus diberikan kepada anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun karena pada kelompok ini penderita campak paling besar. 80 persen pada usia ini penderita campak, dan 70 persen penderita rubella pada usia ini.

Ia mengatakan, pada 2020 mendatang ada program nasional eliminasi campak dan pengendalian rubella. “Di Indonesia ada 60 kabupaten kota yang cakupannya sudah 95 persen,” bebernya.

“Kami memerlukan peran masyarakat agar program ini bisa berjalan sesuai target,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved