Limbah Pewarna Sasirangan

Gandeng ULM, Pemko Banjarmasin Teliti Kualitas Air Terkait Pencemaran Limbah di Tiga Kelurahan

MESKI menjadi komoditas bagi industri tekstil di Kota Banjarmasin, ternyata Pemko Banjarmasin tidak memiliki sarana mengolah

Gandeng ULM, Pemko Banjarmasin Teliti Kualitas Air Terkait Pencemaran Limbah di Tiga Kelurahan
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - MESKI menjadi komoditas bagi industri tekstil di Kota Banjarmasin, ternyata Pemko Banjarmasin tidak memiliki sarana mengolah limbah cair pascaproses pewarnaan kain sasirangan.

Wahyu Hardi Cahyono, Kabid Pengawasan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, mengakui Banjarmasin masih belum memiliki pengolahan limbah sasirangan.

Disebutkan dia, Pemko Banjarmasin sempat akan membuat instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) khusus limbah sasirangan, namun belum terealisasi.

Baca: Babi Hutan yang Dituding Babi Ngepet Berakhir Tragis, Dipotong dan Dibuang ke Laut

Baca: Dua Pendaki Perempuan Ini Malah Diikuti Penghuni Gunung Hingga ke Banjarmasin

Baca: Gimana Ya Rasanya Naik Pesawat 90 Detik? di Skotlandia Ada Penerbangan Tersingkat di Dunia

“Rabu ini kami akan melakukan penelitian terkait kualitas air di Banjarmasin sekaligus ekspose identifikasi pencemaran limbah dari sasirangan,” ujarnya, akhir pekan tadi.

Pihaknya menggandeng ULM dalam penelitian tersebut.

Bahkan, ada tiga tempat yang akan diuji sampel yakni Kelurahan Seberang Masjid, Kelurahan Surgi Mufti, dan Kelurahan Sungai Jingah

“Kami akan melakukan uji sampel di muara sungai, di bawah rumah pengolahan sasirangan dan 10 meter jarak dari pengolahan sasirangan. Nanti kami bandingkan dengan kualitas air sungai,” jelasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved