Olahraga Kalsel

Taekwondoin Kalsel Borong 11 Medali Dikejuaraan Wali Kota Denpasar Bali 2018

Diiikuti 1200 taekwondoin terbaik beberapa provinsi di Indonesia diantaranya NTB, Jabar, Kaltim dan tuan rumah Bali

Taekwondoin Kalsel Borong 11 Medali Dikejuaraan Wali Kota Denpasar Bali 2018
banjarmasinpost.co.id/mariana
Dea Emeliani Putri (Tengah), Juara 1 kelas over 73 kilogram putri, Kejurprov Pra Porprov 2017 di Gedung Taekwondo, Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Taekwondoin Kalimantan Selatan sukses meraih hasil maksimal di Kejuaraan Nasional Taekwondo Terbuka bertajuk Wali Kota Cup 2018 di Denpasar Bali dilaksanakan di GOR Lila Buwana, berakhir Minggu (21/10/2018).

Diiikuti 1200 taekwondoin terbaik beberapa provinsi di Indonesia diantaranya NTB, Jabar, Kaltim dan tuan rumah Bali, kontingen taekwondoin Kalimantan Selatan yang mengirim 14 taekwondoin berhasil membawa pulang 11 medali.

Ke 11 medali tersebut tiga medali emas, dua perak dan enam medali perunggu dengan kelas yang berbeda.

Baca: 34 Link Instansi Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2018 Selain Sscn.bkn.go.id

Medali emas pertama didapat dari taekwondoin Dea Emeliani yang tampil under 68 kilogram putri, berhasil juara pertama setelah mengalahkan taekwondoin tuan rumah Bali, Fasaidon, di babak final.

Dua medali lainnya diperoleh Rezky Julianto Kyurugi U 78 dan Alya Fakhriana Kyorugi U 52.

Baca: Jadwal Tes SKD Usai Seleksi Administrasi CPNS 2018 Sscn.bkn.go.id Bisa Download PDF

Dua medali perak diperoleh Neni Prihatin yang tampil pada Kyorugi U 46, dan Putri Zarrah Zatira yang tampil pada kategori poomse.

Pada kategori poomse Putri Zarrah Zatira dapat medali perak karena karena selisih poin atas Waringin asak Bali. Scor sama 61.69 namun scor di juri 3 Waringin 6.9, sedangkan Putri 7.5.

Sedangkan perunggu masing-masing diperoleh Isabela, Lita, Husna, Davi,
Alif dan Nuel.

Dea mengaku bersykur atas bersyukur bisa memperoleh emas. "Saya awalnya merasa tidak percaya bisa bermain bagus", kata Dea.

Indah Marifah pelatih taekwondoin TI Kalsel merasa bersyukur taekwondoinnya bisa pulang dengan medali.

Indah Marifah mengatakan, kelemahan anak asuhnya terutama sekali pada jam mental bertanding.

"Setiap kali pingin masuk arena taekwondoin kita terlihat pucat lebih dulu.Namun setelah bertanding dan dimotivasi mereka bisa bermain bagus", kata Indah Marifah.

Indah Marifah berharap dalam.hal ini KONI Kalsel bisa memasukan taekwondoinnya sehingga bisa mereka punya kesempatan berlatih serius tidak harus memikirkan apa-apa lagi.

"TC kita baru dua bulan. Pomse kita baru dua pekan mereka sudah bisa berhasil", kata mantan atlet taekwondo Pelatnas Indonesia asal Kalsel ini. (buy)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved