Berita HST

Murid PAUD Dukung Save Meratus ke DPRD HST, Tak Satupun Anggota Dewan Ngantor

Murid PAUD Dukung Save Meratus ke DPRD HST, Tak Satupun Anggota Dewan Ngantor

Murid PAUD Dukung Save Meratus ke DPRD HST, Tak Satupun Anggota Dewan Ngantor
banjarmasinpost.co.id
Murid PAUD Terpadu Aisyiyah Mawadah Barabai, Jumat (26/10/2018) saat berkunjung ke Kantor DPRD HST, Jumat (26/10/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kepedulian terhadap kelestarian hutan Pegunungan Meratus, juga diberikan pihak lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) Terpadu Aisyiyah Mawaddan, Barabai Hulu Sungai Tengah.

Para guru pengajar mengajar anak-anak murid TK/PAUD/dan Kelompok bermain, melakukan pawai keliling lapangan Dwiwarna Barabai, Jumat (26/10/2018).

Pawai dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda 28 Oktober mendatang tersebut, sekaligus ikut menyuarakan penolakan atas SK Menteri ESDM, atas izin penambangan batu bara di wilayah HST.

Mereka memakai pakaian adat beberapa daerah di Indonesia, dan berpakaian profesi seperti polisi, TNI, perawat, dokter, guru, hakim dan profesi lainnya.

Sambil keliling lapangan Dwiwarna, mereka juga membawa sejumlah atribut kertas karton berisi pesan menjaga hutan Meratus serta tager (#savemeratus).

Baca: Cara Jawab Contoh Soal Tes SKD CPNS 2018, BKN Juga Rilis Jadwal & Lokasi Tes di Sscn.bkn.go.id

Baca: Jadwal Tes SKD Kemenag Ditunda Usai Seleksi Administrasi CPNS 2018, Ini Penjelasannya

Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas U-19 Indonesia vs Jepang di RCTI Perempatfinal Piala AFC U-19 2018

Baca: Latihan Soal CPNS 2018 Dari 5 Aplikasi Tes SKD Bagi Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018

Baca: Jadwal Live Streaming French Open 2018, Jonatan Christie Andalkan Anthony Ginting Hadapi Chen Long

Sebelum kembali ke sekolah, anak-anak juga diajak ke Kantor DPRD HST, dengan tujuan mengenalkan gedung DPRD dan anggota DPRD, serta menyampaikan ke DPRD, bahwa sekolah mereka juga menolak penambangan batu bara.

Sayang, pagi sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi tak satupun ada anggota DPRD di kantornya, karena semua anggota dewan menurut informasi pihak sekretariat sedang berangkat ke Jakarta lagi.

Anak-anak pun ditemui salah satu staf sekretariat. Kepala PAUD Terpadu Aisyiyah Mawaddah, Sri Handriati mengatakan, tujuan mengunjungi DPRD, untukmengenalkan kepada anak-anak gedung DPRD.

“Harapannya mengenalkan mereka juga kepada anggota DPRD. Karena anak-anak juga perlu dikenalkan berbagai profesi. Sebelumnya kami pernah mengenalkan polisi, dokter dan lain-lain,”kata Sri.

Diakui, mampir ke gedung DPRD bukan kunjungan resmi sehingga pihaknya pun tak mengetahui jika saat mampir, anggota dewannya tak ada.

Kegiatan pawai sendiri, jelas Sri dalam rangka memperingati hari pemuda, yang tiap tahun dilaksanakan dengan mengajak anak-anak pawai dengan aneka pakaian.

Tujuannya, mengenalkan keberagaman Indonesia melalui pakaian adat, serta mengenalkan bhineka tunggal ika sejak dini. Sedangkan pakaian profesi, juga dikenalkan, agar anak-anak bisa bercita-cita sesuai profesi yang diinginkannya.

Mengenai adanya atribut Save Meratus, menurut Sri agar pihak pengabil kebijakan bisa mempertimbangkan untuk tak melakukan penambangan di HST, karena masih ada anak-anak generasi penerus bangsa ini yang harus diwarisi alam yang seimbang dan terjaga dari kerusakan akibat keserakahan manusia. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved