OTT KPK Anggota DPRD Kalteng

Anggota DPRD Kalteng Ergan Tunjung Mengaku Belum Diperiksa KPK, Begini Penjelasannya

Ergan Tunjung, mengakui, dia memang salah satu anggota DPRD Kalteng dari Komisi B bidang Perkebunan dan Kehutanan, mengakui belum diperiksa

Anggota DPRD Kalteng Ergan Tunjung Mengaku Belum Diperiksa KPK, Begini Penjelasannya
Faturahman
Ergan Tunjung, Anggota Komisi B DPRD Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Ergan Tunjung, salah satu Anggota DPRD Kalteng dari Komisi B bidang Perkebunan dan Kehutanan, mengakui, dia memang salah satu anggota DPRD Kalteng dari Komisi B yang berangkat ke Jakarta untuk membahas raperda Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ergan mengatakan, ada sebanyak 12 orang yang ikut kegiatan tersebut, namun mereka memang secara resmi melakukan pembahasan terkait raperda KKP tersebut , bahkan datang bersama instansi terkait lainnya sehingga acara tersebut dilakukan secara resmi oleh Lembaga DPRD.

Menurut Ergan, saat kejadian OTT tersebut, dia sedang jalan bersama anaknya, sedangkan OTT dilakukan di lobi hotel yang ada di Jakarta."Saya belum tau persis kronologis kejadian OTT tersebut, karena saat itu saya tidak di hotel," ujarnya.

Baca: Gagal ke Piala Dunia! Hasil Akhir Timnas U-19 Indonesia vs Jepang Piala AFC U-19 2018 - Skor 0-2

Saat ditanyakan, apakah dia sempat dipanggil penyidik KPK terkait, usai dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap empat orang anggota dewan tersebut." Tidak diperiksa oleh penyidik KPK dan memang belum dihubungi oleh KPK," ujarnya.

Terkait kunjungan ke lokasi Danau Sembuluh yang mengalami pencemaran, Erga menyatakan, pihaknya memang sempat melakukan kunjungan ke Desa Bangkal, Kecamatan Danau Sembuluh, Seruyan, Kalteng, akhir Bulan September 2018 lalu.

Baca: Video dan Foto Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang Dari Sutopo Purwo Nugroho

Diungkapkan dia, dalam kunjungan kerja Komisi B tersebut, mereka (perusahaan) sempat rapat dan belum bisa menjelaskan soal kepemilikan hak guna usaha (HGU),belum melaksanakan kewajiban Plasma dan belum ada izin pelepasan kawasan."Kami sudah rapat di dalam komisi B, dan sudah ada berita acaranya ini," ujarnya.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved