Peswat Lion Air Hilang Kontak

Apa Isi Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang? Ini Penjelasannya

Apa Isi Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang? Ini Penjelasannya

Apa Isi Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang? Ini Penjelasannya
(Youtube channel Kompas tv)
penampakan Black box Pesawat Lion Air JT610 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Temuan kotak hitam pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang jadi titik terang dalam tragedi pesawat jatuh ini.

Kotak hitam pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang ditemukan Serda yang kemudian diangkut KR Baruna Jaya I.

Lalu apa yang jadi isi dari kotak hitam pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang?

Dilansir wikipedia, kotak hitam atau black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi - umumnya merujuk kepada perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR) dalam pesawat terbang.

Baca: Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang Ditemukan Bukan Berisi Percakapan Pilot

Baca: 5 Fakta Baru Usai Ditemukannya Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang

Baca: Kisah Perjuangan Penyelam TNI untuk Temukan Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh

Baca: Usai Ditemukan, Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT610 Dibawa ke KNKT untuk Lakukan Proses Investigasi

Baca: Live Kompas TV Penemuan Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang

Fungsi dari kotak hitam sendiri adalah untuk merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) serta untuk mengetahui tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan.

Walaupun dinamakan kotak hitam tetapi sesungguhnya kotak tersebut tidak berwarna hitam tetapi berwarna jingga (oranye). Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pencarian jika pesawat mengalami kecelakaan.

Umumnya terdapat dua unit kotak hitam yang terdiri dari Cockpit Voice recorder (alatperekam suara di ruang kemudi pilot) dan Flight data recorder(alat rekam data penerbangan) dan di era abad ke 20 pabrik elektronik ini menggabungkan kedua alat ini yang kemudian populer sebagai nama Combi Box Recorder yaitu combinasi dari data dan suara.

Kedua alat tersebut memilki pemantauan fungsi dari ruang kemudi, namun data rekaman yang terletak pada recorder data tersebut umumnya diletakkan pada bagian ekor pesawat, yang pada umumnya merupakan bagian yang utuh ditemukan serta mudah terlepas dari struktur pesawat utama.

Setelah banyaknya kejadian kecelakaan pesawat maka ICAO mengeluarkan rekomendasi baru dimana perusahaan penerbangan wajib mengimplementasikan Aircraft Tracking System

Terdapat berbagai versi dalam penemuan kotak hitam atau alat perekam dalam dunia penerbangan. Terlebih lagi ketika kecelakaan pesawat terbang, seringkali pesawat hancur sehingga sulit dicari sebab kecelakaan tersebut. Hal tersebut mendorong Dr.sona candranata, seorang ahli ledakan, membuat alat yang dapat merekam semua informasi sebelum terjadi kecelakaan.

Halaman
12
Penulis: Restudia
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved