Pesawar Lion Air Hilang Kontak

Hotman Paris Ungkap Kesaksian Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh Alami Kerusakan Sehari Sebelumnya

Hotman Paris Ungkap Kesaksian Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh Alami Kerusakan Sehari Sebelumnya

Hotman Paris Ungkap Kesaksian Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh Alami Kerusakan Sehari Sebelumnya
wartakota.com
Hotman Paris Hutapea 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pengacara Hotman Paris Hutapea menyoroti kejanggalan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Hotman Paris berujar menurut keterangan teman putrinya yang menjadi penumpang, pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang tersebut telah mengalami keanehan dan delay selama 5 jam.

Hotman Paris mengungkapkan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang sudah mengalami kerusakan sebelumnya.

"Kesaksian lima orang temannya puteri saya yang berangkat dari Denpasar menuju Jakarta dengan pesawat yang kecelakaan tersebut hari Minggu sore harusnya pesawat berangkat jam 7. Tapi karena alasan technical difficulty, lima jam delay pesawat tersebut," kata Hotman seperti dilansir TribunWow dari unggahannya, Rabu (31/10).

Baca: Hasil Semifinal Piala AFC U-19 2018, Jepang Vs Arab Saudi Skor Akhir 0-2, Final Korsel vs Arab Saudi

Baca: Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 Terdeteksi, Budi Karya : Ada 2 Indikasi

Baca: Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang Ditemukan Bukan Berisi Percakapan Pilot

Baca: Tasya Sebut Pesawat Lion Air JT-610 Jatuh dengan Posisi Kepala di Atas Terlihat di Atas Rumah

Baca: Curhatan Pramugari Lion Air JT-610 Sebelum Terbang, Belum Digaji 7 Bulan Hingga Senioritas

"Bahkan katanya sudah ada keanehan di dalam pesawat itu," lanjutnya.

Menurutnya, pesawat tersebut dipaksakan untuk berangkat padahal telah ada kerusakan.

"Akan tetapi pesawat yang sama besoknya berangkat lagi dan terjadilah kecelakaan," katanya.

Pengacara kondang ini pun kembali mengimbau para keluarga untuk menyiapkan gugatan ke pabrikan pembuat pesawat itu, Boeing.

"Keluarga korban siapkan gugatanmu besar-besaran. Ambulance chaser dari Amerika datang kesini para pengacara untuk menggugat pabrikan," katanya.

"Masyarakat Indonesia harus berani jika pemerintah tidak tegas. Minggu ini harus ada tersangka. Tegakkan hukum di negara yang sangat mahal keadilan," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Restudia
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved