Berita Kabupaten Banjar

Kadisdik Banjar: Tak Harus Banyak, Jumlah Murid Cukup Segini Bisa Didirikan Sekolahan di Banjar

Ia berharap Pemkab Banjar bisa membuka kembali sekolah filial di Kampung Sungaitabuk, Desa Kiram, Kecamatan Karangintan.

Kadisdik Banjar: Tak Harus Banyak, Jumlah Murid Cukup Segini Bisa Didirikan Sekolahan di Banjar
Banjarmasinpost.co.id/idda royani
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar GH Ruspan Noor 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah Kabulaten Banjar memikili perhatian serius terhadap dunia pendidikan. Pembangunan infrastruktur sektor ini menjadi salah satu prioritas pembangunan.

Antara lain implementasinya yakni penguatan kegiatan rehabilitasi serta pembangunan gedung baru sekolah. Warga di daerah ini pun berharap kawasan pinggiran menjadi perhatian khusus.

"Sebagai warga Banjar saya sangat sepakat dengan program itu, pendidikan memang harus diutamakan. Apalagi di wilayah pinggiran yang jauh dari kota," ucap Aran, warga Kecamatan Karangintan, Kamis (01/11/2018).

Ia berharap Pemkab Banjar bisa membuka kembali sekolah filial di Kampung Sungaitabuk, Desa Kiram, Kecamatan Karangintan. "Di sana kan dulu ada dua lokal kelas SD, tapi tutup sejak dua tahunan lalu. Semoga nanti bisa diaktifkan lagi," harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Banjar HG Ruspan Noor kepada wartawan seusai menghadiri launching Smart School System di SMPN3 Martapura, Rabu (31/10/2018) kemarin, juga menaruh perhatian terhadap pendidikan di Kiram.

Baca: Jadwal & Live Streaming Fox Sports Semifinal Piala AFC U19 2018 Jepang vs Arab Saudi, Qatar vs Korea

Baca: Robby Purba dan Roy Kiyoshi berfoto bersama, Senyorita : Kan Enak Kalau Rujuk

"Memang di sana (Sungaitabuk) pernahnada SD filial, tapi karena kemudian muridnya tidak ada lagi sehingga akhirnya ditutup," sebutnya.

Jika kelak ada di wilayah perbatasan tersebut jumlah muridnya memadai lagi, bisa saja sekolah filial setempat diaktifkan kembali.

Dikatakannya, syarat untuk mendirikan/membangun sebuah sekolah tak terlalu susah. "Tak harus banyak. Jika suatu permukiman penduduk jumlah anak usia sekolah mencapai 50 orang saja, maka sudah bisa kami bangunkan gedung sekolhnya," tandas Ruspan yang per 1 Oktober 2018 memasuki masa pensiun.(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved