Berita Hulu Sungai Tengah

Pulang Kerja Saukani Lihat Kobaran Api di Rumahnya, Cuma Benda Ini yang Bisa Diselamatkan

Musibah kebakaran masih saja terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Pulang Kerja Saukani Lihat Kobaran Api di Rumahnya, Cuma Benda Ini yang Bisa Diselamatkan
banjarmasin post group/ hanani
Korban kebakaran bersama warga membersihkan puing bekas kebakaran di Rt 05 Pandawan, Kecamatan Pandawan, Kamis (1/11/2018) . 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Musibah kebakaran masih saja terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Tak hanya di September dan Oktober, awal November kali inipun diawali dengan kobaran “jago merah”.

Api menghanguskan satu unit rumah semi permanen warga Pandawan Rt 05 di Kecamatan Pandawan, tepatnya seberang Kantor Pos Kecamatan Pandawan,  Kamis (1/11/2018) pukul 00.10 wita.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu unit rumah yang terbakar membuat pemiliknya, Fahrudin (55) kehilangan tempat tinggal.

Hingga kini korban bersama anak dan istrinya tinggal sementara di rumah keluarganya. Saat api mulai berkobar, barang yang selamat hanya satu unit sepeda motor.

Informasi yang dihimpun banjarmasinpost.co.id,api pertama kali dilihat oleh anak korban Saukani, yang saat itu baru pulang dari kerja lembur di Kantor Pos.

Baca: Mobil Tabrak Pesawat Qatar Airways QR 540, Begini Nasib 101 Penumpangnya

Baca: Jubir Baru Prabowo-Sandiaga Uno Disebut dari Keluarga Pendiri NU, Dahnil Anzar : Tokoh Nasional

Rumah korban berada di sebuah gang sempit. Saat sampai depan rumah, Saukani kaget melihat ada api membumbung tinggi dari kamar ayahnya.

Beruntung saat itu ayahnya tak berada dalam kamar. “Semua barang yang ada di rumahnya ludes, kecuali sepeda motor karena saat itu dipakai kerja,” ungkap warga Kecamatan Pandawan.

Saukani sempat berteriak membangunkan warga lain, dan bersama warga mereka berupaya memdamkan api dengan peralatan seadanya.

Sementara, Balakar 654 Murakata terus berdatangan memberikan bantuan pemadaman. “Untung saja anginnya berhembus ke arah barat belakang rumah, sehingga tak merambat ke bangunan lainnya,” ungkap warga.

Baca: Cek Hasil Seleksi Awal CPNS 2018 Kemenristekdikti, Cek Kartu Peserta di sscn.bkn.go.id

Baca: Ternyata Ijab Kabul Pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry Sempat Diulang, Ayah Maia Menangis

Api baru bisa dipadamkan, setelah sekitar 30 menit para relawan BPK melakukan penyiraman.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir sekitar Rp 70 juta, dimana rumah terbakar 100 persen beserta isinya. Mengenai penyebab kebakaran, belum diketahui secara pasti dan masih dilakukan penyelidikan oleh pihak Polsek Pandawan. Namun, warga menduga, akibat arus pendek listrik. Atas musibah tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah HST telah memberikan bantuan. Berupa sembako dan perlengkapan dapur, serta pakaian dan selimut.

Sebelumnya, Dinas Sosial HST, melalui Taruna SIaga Bencana juga telah menyalurkan bantuannya berupa tenda, dan kebutuhan logistic lainnya. Kepala BPBD HST Ali Fahmi menyatakan bantuan tersebut langsung diserahkan kepada korban disaksikan Kades dan warga setempat.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved