Berita Kabupaten Banjar

Puluhan Jamban Darat Telah Dibangunkan PUPR Banjar Sejak 2017, Tapi Ini Yang Terjadi

Program penghapusan jamban apung terus dIgemakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar.

Puluhan Jamban Darat Telah Dibangunkan PUPR Banjar Sejak 2017, Tapi Ini Yang Terjadi
HO/Dinas PUPR Banjar
Jamban apung masih menghiasi sungai di Desa Telukselong Ulu, Martapura, Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Program penghapusan jamban apung terus dIgemakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar. Puluhan unit jamban darat pun telah dibangun sejak 2017 lalu.

Jumlahnya sekitar 90 unit di Desa Telukselong Ulu, Kecamatan Martapura Barat. Namun sebagian warga di daerah ini hingga sekarang masih suka menggunakan jamban apung.

Hingga hari ini masih ada sekitar 15 unit jamban apung yang bertebaran di sungai setempat. Warga juga tampak tetap nyaman memanfaatkan jamban apung yang memang telah menjadi tradisi turun temurun tersebut.

"Kami siap saja membongkar, tapi ini masih menunggu intruksi," ucap Jauhari, Bendahara Desa Telukselong Ulu, Kamis (01/11/2018).

Baca: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemenristekdikti 2018 dan Cetak Kartu di Sscn.bkn.go.id

Baca: Jadwal dan lokasi SKD pendaftaran Kementerian Agama (Kemenag) CPNS 2018 Diumumkan Bertahap

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Banjar Galuh Tantri Narindra beberapa hari lalu menegaskan program penghapusam jamban apung bertujuan untuk neningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) melalui perbaikan derajat kesehatan.

"Caranya yakni dengan intrvensi infrastruktur melalui upaya turut serta dalam Program Penghapusan Jamban Apung," jelas Tantri. (banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved