Berita Banjarmasin

Kelompok Makanan Jadi Penopang Pertumbuhan Industri Manufaktur di Kalsel

Produksi industri manufaktur besar dan sedang Kalimantan Selatan (Kalsel) di triwulan III 2018 mengalami pertumbuhan positif.

Kelompok Makanan Jadi Penopang Pertumbuhan Industri Manufaktur di Kalsel
istimewa/ BPS Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Produksi industri manufaktur besar dan sedang Kalimantan Selatan (Kalsel) di triwulan III 2018 mengalami pertumbuhan positif.

Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalsel, sektor ini tumbuh sebesar 5,10 persen dibanding produksi industri di triwulan II tahun 2018.

Pertumbuhan ini ditopang oleh satu kelompok industri, yaitu industri makanan (KBLI-10) yang mengalami pertumbuhan produksi positif sebesar 8,55 persen.

Padahal kelompok industri lainnya penopang sektor industri manufaktur besar dan sedang lainnya mengalami tren pertumbuhan negatif.

Baca: Detik-detik Kamar Hotel digerebek, Empat PSK Online Angkat Koper

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2018 Pekan 29, Ada Persebaya vs Persija Jakarta

Baca: Jadwal dan Lokasi Tes SKD Kemenag Diumumkan Sebagian, Cek Syaratnya di sscn.bkn.go.id

Diantaranya industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia (KBLI-20) yang mengalami pertumbuhan negatif sebesar 7,30 persen.

Industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari rotan, bambu dan sejenisnya (KBLI-16) mengalami pertumbuhan negatif sebesar 1,07.

Kelompok lainnya termasuk industri industri karet, barang dari karet/plastik (KBLI-22) juga mengalami pertumbuhan produksi negatif sebesar 1,13 persen.

Kepala BPS Provinsi Kalsel, Diah Utami melalui Bidang Statistik dan Distribusi, Fachri Ubadiyah, nyatakan sektor produksi industri mikro dan kecil di Kalsel yang alami pertumbuhan produksi positif sebesar 9,14 persen juga disokong kelompok industri makanan dan minuman.

Baca: Modus dan Sandi Prostitusi Online di Banjarbaru Terlacak Tim Siber dan Hotel, PSK Online Gigit Jari

Baca: Kejagung RI Selidiki Dana Hibah Pilgub Kalsel 2015, Sekdaprov dan Ketua Kalsel Dimintai Keterangan

Baca: Benda-Benda Ini Ditemukan di Dekat Kotak Hitam Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh di Perairan

Dimana industri makanan (KBLI-10) dengan pertumbuhan positif sebesar 12,84 persen dan industri minuman (KBLI-11) mengalami pertumbuhan positif sebesar 26,30 persen.

"Usaha industri manufaktur mikro dan kecil merupakan suatu usaha industri yang memiliki pekerja sebanyak 1-19 orang. Walaupun peranan industri mikro dan kecil tidak terlalu besar namun patut mendapat perhatian dalam pembangunan bidang industri, karena dari usaha ini dapat menjadi penyokong berkembangnya industri besar dan sedang," terangnya.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Salmah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved