Berita Banjarmasin

Mengenalkan Bonsai Endemik Lokal, PPBI Menggelar Kontes Bonsai

Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Banua menggelar kontes bonsai dan pelantikan pengurus di Menara Pandang

Mengenalkan Bonsai Endemik Lokal, PPBI Menggelar Kontes Bonsai
banjarmasinpost.co.id/salmah
Juri dari PPBI menilai bonsai cucur atapyang merupakan endemik lokal 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Banua menggelar kontes bonsai dan pelantikan pengurus di Menara Pandang, Siring Tendean, Banjarmasin, Jumat (2/11).

Sebelumnya mulai Kamis (1/11) telah dilakukan penerimaan pohon kontes hingga Jumat siang.

Kemudian dilanjutkan penjurian kontes mulai Jumat sore hingga Sabtu (3/11) siang. Sabtu sore pelantikan.

Minggu (4/11) pagi sampai selesai, ada kegiatan pelatihan dasar penanganan bonsai dongkelan alam oleh trainer dari PPBI pusat, tempat di Landasan Ulin, Banjarbaru.

Hadi Irawan, Ketua Panitia, mengatakan, agenda pelantikan pengurus PPBI Cabang Banua yang pertama ini dirangkai dengan kontes bonsai.

Baca: Nasib Kotak Hitam Lion Air JT 610 Setelah Ditemukan Tim Penyelam, Black Box Harus Melalui Proses Ini

Baca: Kisah Pahit Maia Estianty dengan Ahmad Dhani Sebelum Dinikahi Irwan Mussry

Baca: Tiga Instansi Belum Umumkan Hasil Seleksi Tes Administras CPNS 2018 dan 5 Instansi Tunda Rekrutmen

"Pesertanya anggota PPBI di Kalsel dan ada juga dari Kalteng serta masyarakat umum," jelasnya.

Terhimpun 260 pohon berbagai kelas yang dikonteskan, salah satunya kelas endemik lokal yaitu cucur atap, bintangur dan kelas umum.

Bambang Irmanto, Ketua PPBI Cabang Banua, mengatakan, selama ini di Kalsel belum memiliki wadah para pencinta bonsai.

"Baru setahun terbentuk kepengurusan. Kami lihat ternyata banyak potensi bonsai di Kalsel, melalui pameran sekaligus kontes dan pelantikan maka organisasi akan dikenal dan bonsai lokal pun popular," ungkapnya.

Tambahnya, diutamakan dalam kegiatan ini adalah bonsai endemik lokal, dengan kehadiran juri dari PPBI pusat maka bonsai lokal pantas diangkat ke tingkat nasional.

Bambang Suroso, Juri dari PPBI pusat, memaparkan, dalam penjurian bonsai ada 4 kolom penilaian.

"Pertama, penampilan. Kedua, gerak dasar. Ketiga, keserasian. Keempat, kematangan," paparnya.

Jika pohon bonsai memenuhi keempat kriteria itu maka berpotensi sempurna sehingga mendapat nilai tertinggi.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved