Berita HSU

Pasokan Cukup Tapi HSU Kesulitan Gas Elpiji 3 Kilogram, Diskoperindag Lakukan Penyelidikan

Udin biasa membeli LPG kepada seseorang yang sudah biasa mengantari ke toko miliknya.

Pasokan Cukup Tapi HSU Kesulitan Gas Elpiji 3 Kilogram, Diskoperindag Lakukan Penyelidikan
Diskoperindag melakukan pengecekan ke pedagang engenai ketersediaan dan harga LPG 3 kilogram (Dinas Kominfo HSU) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Warga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini cukup kesulitan untuk mendapatkan LPG 3 kilogram. Pasalnya banyak dibpengecer yang kosong, jika ada pun harganya mahal.

Seperti yang disampaikan Udin warga Palampitan Kecamatan Amuntai Tengah, dirinya yang berjualan LPG 3 kilogram memilih untuk tidak berjualan sementara waktu dan membiarkannpuluhan tabung gas dibtokonya kosong.

Hal ini disebabkan karena tidak nyaman dengan pembeli yang membeli dengan harga mahal. "Saya beli sudah Rp 28 ribu dijual harga Rp 30 ribu, masih ada yang menawar dan mengeluh saat membeli daripada tidak enak hati lebih baik tidak berjualan sementara waktu," ujarnya.

Udin biasa membeli LPG kepada seseorang yang sudah biasa mengantari ke toko miliknya. Kelangkaan dan naiknya harga LPG sangat mempengaruhi para pedagang kecil. Seperti yang dialami oleh Wanto warga Sungai Malang yang biasa menjual gorengan.

Baca: Ini Pekerjaan Ustadz Abdul Somad Sebelum Jadi Dai Kondang: Mamak Tanya Berapa Hutang di Kairo

Baca: Live O Channel! Live Streaming Persela Lamongan vs Sriwijaya FC Liga 1 Pekan 29, Tanpa Saddil?

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 11 di RCTI - MNC TV Sabtu Malam Ini, Arsenal vs Liverpool!

Baca: Kotak Hitam Lion Air JT 610 Ditemukan, Ini Fakta Isi Kotak Hitam AirAsia QZ8501 Jatuh Dekat Kalteng

Baca: Jadwal Siaran Langsung Bhayangkara FC Vs Persib Bandung Liga 1 2018 Diubah Karena Alasan Keamanan

Dirinya mengaku memiliki langganan untuk membeli LPG karena sulit didapat dirinya rela membayar terlebih dahulu agar saat tiba tiba LPG datang dirinya sudah mendapat kebagian. "Seberapapun mahalnya ya tetap dibeli karena jika tidak ada LPG 3 kilo tidak bisa berjualan," ungkapnya.

Diskoperindagkop HSU telah melakukan pemantauan harga LPG di agen dan pangkalan kabupaten HSU.

Beberapa Informasi didapat dari masyarakat tentang kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 kilogram. Kabid Perdagangan Drs. Marzuki menyampaikan bahwa saat ini bayak sekali mendapat keluhan dari masyarakat bahwa untuk gas lpg 3 kg sangat susah didapat, walaupun ada harganya cukup mahal yaitu berkisar dari harga Ro 30 ribu hingga Rp 35 ribu.

Kabid Perdagangan Drs. Marjuki menyampaikan bahwa untuk stok LPG di Agen yang datang dari Pertamina normal dan lancar, tidak ada pengurangan pasokan gas dan untuk harga juga normal yaitu Rp 14.750 dari agen kepangkalan, sedangkan harga pangkalan ke masyarakat yaitu harga Rp 17.500.

Marjuki juga menambahkan permasalahan saat ini bahwa banyak permainan pengecer yang nakal yang memanfaatkan situasi yang ada, dengan membeli gas dipangkalan menggunakan jasa orang lain dan dijual ke daerah luar HSU yang nilai jualnya disana sudah mahal .

PT. Prima Mitra Lindo Utama Kecamatan Banjang Bagian Pemasaran, Agung saat ditemui menyampaikan bahwa untuk distribusi gas lancar, tidak ada pengurangan stok dari Pertamina. Agung juga menambahkan bahwa Distrubusi gas bisa saja langka dkarenakan faktor cuaca , gelombang tinggi sehingga pengiriman gas jadi lambat dan berimbas kepada kelangkaan gas. "Dari Agen menjual ke pangkalan seperti biasa, tidak ada pengurangan dan kenaikan harga," ujarnya.

Dengan adanya permasalahan ini Diskoperindag masih akan terus melakukan penyelidikan bekerjasama dengan aparat, jika memang ada yang melakukan penimbunan maka akan dikenakan sanksi hukum yang tegas. (Nia)

Foto Dinas Kominfo : Diskoperindag melakukan pengecekan ke pedagang engenai ketersediaan dan harga LPG 3 kilogram

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved