Pesawat Lion Air Hilang Kontak

KNKT Libatkan Dua Badan Investigasi Independen dari Amerika Serikat dan Singapura

Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) masih terus melakukan proses pembersihan dan recovery Flight Data Recorder (FDR)

KNKT Libatkan Dua Badan Investigasi Independen dari Amerika Serikat dan Singapura
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) masih terus melakukan proses pembersihan dan recovery Flight Data Recorder (FDR) dari pesawat Lion Air JT 610 yang ditemukan pada Kamis (1/11/2018) lalu.

Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko mengatakan, proses pembersihan dan recovery dilakukan di laboratorium recorder KNKT, Jakarta.

"Proses pembersihan dan recovery CSMU (Crash Surviveable Memory Unit) tersebut dilakukan di laboratorium recorder KNKT Jakarta," ujar Haryo.

Baca: Menikah dengan Irwan Mussry, Kemana Maia Estianty akan Bulan Madu?

Baca: Link, Jadwal dan Lokasi Tes CAT Kemenag, 8.951 Peserta Bersaing Jadi PNS Kemenag Kalsel

Baca: Ahmad Dhani Unggah Foto Mulan Jameela dan Formasi Lengkap, Saingi Maia Estianty dan Irwan Mussry?

Haryo menuturkan, dalam proses pembersihan tersebut pihak KNKT juga melibatkan dua badan investigasi independen dari Amerika Serikat dan Singapura.

"Hingga laporan ini dibuat proses pembersihan dan recovery masih berlangsung," kata Haryo.

Sementara itu KNKT masih melakukan proses pencarian CVR atau Cockpit Voice Recorder menggunakan Kapal Baruna Jaya I. CVR berisi rekaman percakapan pilot dan kopilot dengan pusat kendali di darat.

Tim KNKT yang berada di Kapal Baruna Jaya I mendapat tambahan tenaga dari dua investigator KNKT dan dua investigator NTSB untuk membantu pencarian CVR.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved