Berita Kabupaten Banjar

Testimoni Keluarga Pasien RSJ Sambang Lihum Setelah 6 Tahun Dirawat : Sekarang Begini Kondisinya

Penanganan medik di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pasien dan keluarga pasien.

Testimoni Keluarga Pasien RSJ Sambang Lihum Setelah 6 Tahun Dirawat : Sekarang Begini Kondisinya
Banjarmasinpost.co.id/idda royani
Keluarga pasien RSJ Sambang Lihum antusias mengikuti acara gathering yang digelar di aula Sambang Lijum, Sabtu (03/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penanganan medik di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pasien dan keluarga pasien.

Hal itu diungkapkan Muhammad Yudi Setiawan. "Dulu pada tahun 2007 paman saya mengalami gangguan jiwa. Setelah kami bawa ke RSJ Sambang Lihum pada 2010 dan dilakukan rawat jalanz alhamdulillah sekarang sudah sembuh," bebernya, Sabtu (03/11/2018).

Testimoni Yudi (mewakili keluarga pasien) tersebut membuat seluruh peserta dan undangan Gathering Pasien, Keluarga Pasien, RSJ Sambang Lihum terpana. Mereka terenyuh oleh perjuangan keras untuk menyembuhkan sang paman.

Baca: Jadwal Tes SKD Kemenristekdikti Bagi Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Sebelumnya, Yudi menuturkan tentang kesedihan mendalam keluarga ketika sang paman mengalami gangguan jiwa. Selain suka tertawa sendiri, sang paman juga hobi berdiri di depan pintu sepanjang hari.

Sang paman, kala itu, benar-benar tak bisa diajak berkomunikasi dan telah kehilangan ingatan. "Kami bingung bagaimana cara menanganinya, bagaimana cara menyembuhkannnya hingga kemudian pada 2010 saya dapat informasi keberadaan RSJ Sambang Lihum," kenangnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Bhayangkara FC Vs Persib Bandung Gol Bauman & Ezechiel

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2018: Latihan Bebas FP4 Dihentikan Karena Hujan Deras

Selama menjalani rawat jalan, beber Yudi, sang paman rutin diminumi obat khusus yang diberikan dokter RSJ Sambang Lihum. Berkat ketelatenan, kesabaran serta perhatian dan kasih sayang, sang paman akhirnya berangsur pulih.

"Sejak 2016 lalu alhamdulillah sudah sembuu. Sekarang sudah mau beraktivitas seperti menyapu dan bahkan bisa membantu memperbaiki rumah," beber warga Banjarbaru ini.

Itu sebabnya ia mengaku sangat senang adanya acara gathering yang digelar RSJ Sambang Lihum. Melalui wahana ini, keluarga pasien bisa saling sharing dan berbagi pengalaman.

"Saya berharap setelah gathering ini dibentuk semacam paguyuban keluarga pasien Sambang Lihum. Tujuannya agar bisa lebih intens berinteraksi dan salinh membantu," cetusnya. (banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved