Kriminalitas Tapin

Mustafa Baru Jual 3 Butir Ektasi, Sudah Ditangkap Polsek Salambabaris

Adalah Mustafa Kamal (38) baru dua bulan bebas dari penjara karena kasus narkoba, kini Dia kembali ditangkap jajaran Polsek Salambabaris

Mustafa Baru Jual 3 Butir Ektasi, Sudah Ditangkap Polsek Salambabaris
istimewa/Polsek Salambabaris Tapin
Penangkapan kurir narbako oleh Polsek Salambabaris Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.COID, RANTAU - Adalah Mustafa Kamal (38) baru dua bulan bebas dari penjara karena kasus narkoba, kini Dia kembali ditangkap jajaran Polsek Salambabaris (Salba) Polres Tapin di Desa Kembang Habang Baru, Senin (5/11/2018) sore. Dengan kasus yang sama.

"Saya baru keluar penjara beberapa bulan lalu, kasusnya narkoba. Sekarang ditangkap lagi. Tidak pekerjaan lain," ucap Mustafa Kamal di hadapan jajaran Polsek Salba dan wartawan.

Kapolsek Salba Iptu Supiannor mengatakan dari kantong baju Mustafa Kamal ditemukan sabu berbungkus plastik, setelah ditimbang beratnya 4,4 gram. Juga ditemukan ektasi/inex 17 butir.

Menurut tersangka Mustafa Kamal, dia membawa inex warna biru itu 20 biji, karena sudah laku 3 biji, sehingga tinggal 17 biji. Harga perbiji Rp 500 ribu. Dijual kepada sopir batu bara.

Baca: Makam Bocah 9 Tahun di Banjarmasin Dibongkar, Begini Penjelasan Polisi

Baca: Besok Arba Mustakmir, Hari Rabu Terakhir Bulan Safar, Begini Anjuran Ustadz Abdul Somad

Baca: Arungi Liga 1 2018, Manajemen Barito Putera Ingin Ikat Bagas-Bagus Selama Lima Tahun

Baca: Link Live Streaming Fuzhou China Open 2018 Hari Ini, Selasa (6/11), Marcus/Kevin Main Jam Ini

Mustafa Kamal yang tinggal di Banjarbaru itu sempat berbelit-belit ditanya polisi tentang penjual atau kurir. Akhirnya dia mengaku sebagai kurir dan penjual. Kalau sebagai kurir pendapatan cuma Rp 500 ribu. Kalau menjual untungnya jutaan rupiah, jelas Kamal yang mengaku tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersrbut.

Atas perbuatannya itu, tersangka akan diancam hukuman 15 tahun penjara, pungkas Ipda Supiannor kepada BPost online. (banjarmasinpost/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved