B Focus

Calon Ketua KONI Kapuas Bermunculan, Uji Kepatutan Perlu Dilakukan

Ia ini menyarankan untuk dilakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan untuk pemilihan Ketua KONI Kabupaten Kapuas.

Calon Ketua KONI Kapuas Bermunculan, Uji Kepatutan Perlu Dilakukan
capture/youtube
B Focus Prestasi Olahraga Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALA KAPUAS - TERKAIT banyak nama bermunculan untuk Calon Ketua KONI Kabupaten Kapuas, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kapuas, Darwandie, ikut angkat bicara. Ia ini menyarankan untuk dilakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan untuk pemilihan Ketua KONI Kabupaten Kapuas.

"Kalau memang banyak calonnya, apa salahnya dilakukan fit and proper test," lontar dia.

Sedangkan mengenai pihak yang melaksanakan fit and proper test, kata Darwandie, bisa dari mana asalkan memiliki independensi tinggi. Dalam fit and proper test itu, paling tidak yang dilihat nanti adalah komitmen para calon. Setelah itu, integritas para calon ini, latar belakang dan lain sebagainya.

"Sehingga, kami bisa membaca, orang tersebut punya integritas prima dan barangkali ke depan bisa memajukan dunia olahraga di Kabupaten Kapuas," tandas politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Baca: Kapuas Gagal Capai Target Lima Besar, Dewan Pastikan Tetap Bantu Anggaran untuk KONI

Baca: Ketua DPRD Kapuas : Harus Ada Sosok Pemimpin Organisasi yang Jiwa Olahraganya Kuat

Masih menurutnya, bahasa fit and proper test ini jangan dimaknai untuk menggugurkan orang atau calon dan lain sebagainya. Tapi, ini dalam rangka proses selektifitas menuju kemajuan yang lebih baik.

" Jika melalui tahapan, jelas ada perbaikan. Kalau calonnya banyak, akan dilihat lagi hasil selektifitasnya," paparnya.

Kegiatan yang ada di KONI sebagai organisasi induk olahraga di Kapuas, tentu saja diharapkan ke depannya betul-betul memiliki roadmap yang terukur. Dengan melihat kemampuan penganggaran berdasarkan kemampuan keuangan daerah yang ada.

"Selama ini KONI selalu tetap ada anggarannya. Ini karena tidak memiliki roadmap yang jelas, sehingga olahraga yang dianggap bisa berprestasi itu belum terlihat karena tidak ada ukuran," tandasnya. (ady)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved