Ekonomi dan Bisnis

Ekspor Perdana Hasil Laut dan Perikanan Kalsel ke Asian dan Timur Tengah

Ia mengharapakan hasil komoditas laut dan perikanan Kalsel akan meningkat melalui ekspor ke negara-negara tetangga dan Timur Tengah.

Ekspor Perdana Hasil Laut dan Perikanan Kalsel ke Asian dan Timur Tengah
banjarmasinpost.co.id/maulana
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Prov Kalsel, Herawanto, Kacab PT Suryagita Nusaraya Banjarmasin Gusti Faisal, General Manager PT Garuda Indonesia Banjarmasin, Henny Nurcahyani, Supervisor Unit Cargo Garuda Indonesia, Ovan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam rangka mendorong peningkatan perekonomian daerah PT Garuda Indonesia Cabang Banjarmasin bersama PT Suryagita Nusaraya mendorong ekspor langsung komoditas unggulan Kalimantan Selatan (Kalsel) ke Asia dan Timur Tengah.

Dijelaskan General Manager PT Garuda Indonesia Banjarmasin, Henny Nurcahyani, bahwa Garuda Indonesia berperan tidak hanya dalam mengangkut penumpang, namun juga menjadi sarana logistik untuk komoditas hasil laut dan perikanan untuk diekspor.

Ia mengharapakan hasil komoditas laut dan perikanan Kalsel akan meningkat melalui ekspor ke negara-negara tetangga dan Timur Tengah.

"Ekspor langsung perdana ke Singapura via Jakarta dilakukan pada (6/11/2018) berupa ikan segar sebanyak 800 kilogram, pada (7/11/2018) dilaksanakan ekspor perdana ke Timur Tengah via Jakarta berupa ikan segar sebanyak 1.200 kilogram," ujar Henny.

Ia menuturkan nantinya ekspor akan dilakukan secara rutin sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Baca: Satu Peserta Tes CPNS 2018 di Tapin Ini Jadi Pusat Perhatian, Bahkan Ada yang Berselfie

Baca: Link Live Streaming Thailand vs Vietnam di MNC TV Youtube - Penentu Lawan Timnas Indonesia

Sedangkan menurut, Kepala Cabang PT Suryagita Nusaraya Banjarmasin, Gusti Faisal, sangat mengapresiasi dukungan dari Garuda Indonesia serta dinas terkait sehingga ekspor hasil laut dan perikanan Kalsel dapat terealisasi.

"Dukungan dari pihak-pihak terkait merupakan hal penting dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah pada situasi yang kian kompetitif seperti sekarang ini," ujar Gusti Faisal.

Kedepannya, ia mengharapkan ekspor hasil laut dan perikanan ini bisa lancar dan ditargetkan mampu ekspor hingga lebih dari 200 Ton dalam setahun.

Sedangkan menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Prov Kalsel, Herawanto, menyatakan bahwa kerjasama Garuda Indonesia dan PT Suryagita Nusaraya untuk melakukan ekspor komoditas unggulan mempunyai dampak positif mengurangi defisit transaksi berjalan.

"Dari aspek ekonomi, ekspor komoditas unggulan ini selain mendorong pertumbuhan sumber ekonomi baru di Kalsel juga secara akumulatif berkontribusi meminimalisasi defisit transaksi berjalan" ujar Herawanto.

Ia melanjutkan kedepannya diharapkan Garuda Indonesia dapat membuka peluang bagi eksportir Kalsel lainnya dengan produk yang memiliki nilai tambah tinggi seperti produk kerajinan dan makanan olahan lokal.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved