Berita Banjarmasin

MDMC Kalimantan Selatan Data Kondisi Ibu-ibu Hamil di Palu

Salah satunya perjalanan sangat jauh harus ditempuh relawan Muhammadiyah yakni diperkirakan menempuh waktu 6 jam

MDMC Kalimantan Selatan Data Kondisi Ibu-ibu Hamil di Palu
Istimewa
KEGIATAN Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Selatan di daerah beencana Palu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kegiatan bantuan kemanusiaan bencana di Kota Palu memberikan salah satu cerita menarik bagi relawan Muhammadiyah Kalimantan Selatan.

Salah satunya perjalanan sangat jauh harus ditempuh relawan Muhammadiyah yakni diperkirakan menempuh waktu 6 jam dengan jalur mendaki dilalui untuk menuju Dusun Topesino, Desa Mantikole, Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

“Yaa ini, ini menjadi salah satu cerita menarik bagi relawan Muhammadiyah Kalimantan Selatan,” kata Ketua Muhammadiyah Disaster Mamagement Center (MDMC) Wilayah Kalimantan Selatan dr. Meldy Muzada Elfa, Sp. PD, Kamis (8/11/18).

Baca: Ruang Kelas Nyaris Runtuh, SDN Pasar Lama 3 Tunggu Janji Dinas Pendidikan Sejak 2016

Menurut Meldy, tak disangka perajalanan hanya menghabiskan waktu selama 3 jam saja, sehingga pulang-pergi memakan waktu 6 jam. Lelah tersebut terbayar dengan misi yang sesuai target sasaran, di samping panorama alam yang mempesona.

Dijelaskan Meldy, MDMCWilayah Kalimantan Selatan memberikan layanan kesehatan bagi warga yang bermukim di sana merupakan program dari Puskesmas Kalele karena masih banyak warga di sana yang belum mendapatkan akses layanan kesehatan.

Lebih lanjut Meldy menjelaskan tugas layanan kesehatan tersebut pada rentang waktu 29 Oktober sampai 5 November 2018 sesuai dengan mandat tugas.

Baca: 10 Ribu Rumah Belum Teraliri PDAM, REI Kalsel Surati Bupati Batola

Selain memberikan layanan kesehatan, pihak Puskesmas juga mendata kondisi beberapa ibu hamil dan perkiraan waktu melahirkan.

Ditambahkan Ginanjar salah seorang amil Lazismu Kalimantan Selatan, ada 4 orang tim medis Muhammadiyah yang diberangkatkan ke Palu.

Nah, salah satu anggota rombongan adalah dari relawan Muhammadiyah Kalimantan Selatan, yaitu dr. Aspianoor dan Ns. Ayutria Oktaviana serta satu orang yang bertugas melakukan pendampingan Psikososial, Dewi Setya Paramitha.

Menurutnya, dalam perjalanan mendaki tidak ada kendala karena waktu itu cuaca tidak hujan jadi tidak mengakibatkan jalan menjadi licin.
Petugas Puskesmas Kaleke adalah kumpulan orang-orang luar biasa, mengantarkan obat-obatan serta memberikan pelayanan.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved