Berita Banjarbaru
Koleksi Bonsai Apui Raih Prestasi Internasional, Begini Tipsnya
Nooryanto atau yang akrab lebih dikenal dengan nama panggilan Apui, di usia 60 tahun ini dia senantiasa terlihat enerjik.
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bonsai merupakan seni karena keindahan yang ditawarkan. Nooryanto atau yang akrab lebih dikenal dengan nama panggilan Apui, di usia 60 tahun ini dia senantiasa terlihat enerjik. Rahasianya karena obat awet muda dari hobi-hobi yang digelutinya.
Salahsatu hobi yang ditekuninya saat ini adalah bonsai. Di rumahnya jalan Seroja, kelurahan komet sekitar ratusan bonsai menghiasi. Mulai dari halaman rumah sampai bagian belakang rumah.
Padahal baru dua tahun dia benar-benar menekuni hobi bonsai. Dia jalani dengan berburu endemik asli Kalsel, seperti tanaman sapu-sapu yang khas sebagai tanaman rawa dan dikenal tumbuh baik di Kalimantan, Malaysia.
"Rawat, telaten. Belajar dari Google bagaimana perawatan dan memotong serta membentuk tanaman yang baik. Dirumah ada bonsai yang sudah usia 27 tahun lebih," katanya.
Baca: LIVE STREAMING Timnas Singapura vs Indonesia Piala AFF 2018 - 3 Link Live Streaming RCTI di Sini
Baca: Resepsi Pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry Bakal Digelar di Gelora Bung Karno, Cek Tarifnya
Baca: Istilah Politik Genderuwo Ala Jokowi Jelang Pilpres 2019 Ditujukan ke Prabowo? Ini Penjelasannya
Suka bonsai menggiringnya untuk unjuk gigi di kancah nasional dan internasional. " Baru-baru ini kontes dan pameran internasional di Tanggerang september akhir sampai 7 Oktober. Diikuti delapan negara seperti Jepang, Thailand, Vietnam, Cina. Alhamdulilah toreh prestasi, harumkan nama Banjarbaru," kata pecinta otomotif Ketua Jimny club Banjarbaru ini.
Pulang bawa predikat, dia bawa tiga bonsai saat itu raih predikasi di tiga kelas, regional, madya dan utama. " Predikat baik memuaskan. Penjuriannya sportif, karena memang perlunya penjurian yang sportifitas agar bisa maju tentunya," katanya.
Baca: Daftar Lengkap 71 Korban Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh di Perairan Karawang
Baca: Penjelasan BKN Mengenai Tingginya Passing Grade yang Tuai Keluhan Peserta CPNS 2018
Momen Pamnas Bonsai dan Suiseki Masterpiece Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) di Tanggerang itu begitu dia kenang. Bonsai Ulmus (Ulmus lancaefolia) yang saat itu dikonteskan memang istimewa, tanaman bonsai sudah sepaket dengan akar yang menempel pada batuan yang artistik.
Pada Oktober tadi juga di Batu, Malang dia sabet juara nasional dari tiga bonsai yang dikonteskannya. "Semakin mencintai bonsai, dirumah ini ratusan bonsai saya koleksi, rata-rata sudah bersertifikat. Saya rawat sendiri, gampang-gampang susah merawat. Ada juga yang terlewat perawatan lalu mati. Bonsai memang harus telaten. Rawat bonsai sampai juara itu kepuasan. Mengharumkan Banjarbaru," ujar Pendiri BOC Borneo off-road Club Banjarbaru ini.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)
FOTO KURNIAWAN
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bonsai.jpg)