Kiprah Anak Banua Lulusan Akpol

Luncurkan Buku Siharat, Kapolres AKB Kelana Jaya Berharap Cegah Penyakit Sosial

Aplikasi Siharat yang bisa diunduh di hp ini kerap membantu masyarakat yang memerulukan bantuan hingga menangkap pelaku kejahatan.

Luncurkan Buku Siharat, Kapolres AKB Kelana Jaya Berharap Cegah Penyakit Sosial
istimewa
AKBP Kelana Jaya bersama Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani dengan Buku Siharat 

BANJARMASINPOST.CO,ID,BANJARMASIN - Generasi muda adalah penerus bangsa dan mereka sepertinya harus banyak mendapatkan bimbingan agar tak salah melangkah.

Pentingnya peran generasi muda yang tak terpengaruh dengan hal-hal negatif membuat Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya SIK MH memikirkan para pemuda dan lingkungan sekitar.

Saat ini banyak terobosan dilakukannya semenjak jadi Kapolres Banjarbaru hingga kini . Seperti meluncurkan aplikasi Siap Hadapi Beragam kejahatan (Siharat). Aplikasi ini yang bisa diunduh di hp ini kerap membantu masyarakat yang memerulukan bantuan hingga menangkap pelaku kejahatan.

Selalu mempunyai gagasan membuat ia pun meluncurkan ide-ide dan programnya dan bbekerja sama dengan satu penulis Dien Albanna, hadir kemudian buku Siharat jilid satu dan terbaru jilid 2, yang berisi program antara lain Tekan Bersama Permasalahan Sosial dan Narkoba (Tebar Pesona).

Baca: Ternyata Kapolres Ganteng Ini Alumni SMA 7, Ini Sarannya Agar Bisa Masuk Akpol

Baca: Lahir di Martapura, AKBP Eko Pernah Bertugas di Berbagai Tempat dan Sering Bongkar Kasus Besar

Baca: Anak Banua Lulusan Akpol Balik Kampung Menjabat Kapolres Banjarbaru

"Jadii buku jilid 2 Siharat adalah salah satu program yang ada tak ada dalam siharat jilid 1. Apa itu? Yaitu adalah polisi mengajar atau back to school mission, Poiisi kita kita tunjuk melakukan pendidikan murid. Mereka melakukan pencegahan-pencegahan penyakit sosial yang ada di sekolah," tuturnya saat berbincang dengan BPost Online, usai sertijab Wakapolda, Jumat 9/11/2018) di Mapolda Kalsel.

Masalah itu seperti masalah pornografi, ada anak-anak ngelem mabuk-mabukan , merokok, murid-murid bermasalah . Dimana mereka pihaknya kumpulkan dan buat revolusi mental di Polres Banjarbaru.
"Mereka murid-murid yang bermasalah melalui dinas pendidikan kita undang ke Polres untuk kegiatan bentuk revolusi mental. Kegiatannya seperti fun games, , latihan baris berbaris , juga adanya edukasi dari tahanan," paparnya.

Apa itu edukasi tahanan? Dimana para tahanan yang terlibat masalah Kamtibmas berikan edukasi kepada para murid seperti jangan seperti mereka, berbagai atau berbagi cerita dan kegiatan lainnya.

Apa alasannya jadi kerap mengeluarkan buku? Kelana mengatakan hal itu adalah programnya,
"Sayang saja jika kita punya program namun tak dituangkan , untuk itulah kita kerjasana dengan satu penulis maka terbit Siharat jilid satu dan dua ," ucapnya. (Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved