Tragedi Kereta Viaduk Surabaya

Reaksi Gubernur Jatim Soal Tragedi Kereta Surabaya Membara, Pakde Karwo : Tanggung Jawab Kami

Gubernur Jawa Timur Soekarwo langsung memberikan arahan jajarannya untuk melakukan penanganan kepada para korban tragedi kereta Surabaya Membara

Reaksi Gubernur Jatim Soal Tragedi Kereta Surabaya Membara, Pakde Karwo : Tanggung Jawab Kami
istimewa/ Humas Pemprov Jatim
Sekdaprov Jatim Dr Ir Heru Tjahjono MM langsung menjenguk para korban di beberapa rumah sakit. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo langsung memberikan arahan jajarannya untuk melakukan penanganan kepada para korban tragedi kereta di Viaduk Jalan Pahlawan saat teater Surabaya Membara, Jumat (9/10/2018).

“Jadi yang meninggal, sakit dan terluka menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim,” hal tersebut disampaikan Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim saat menjawab pertanyaan wartawan terkait Tragedi Kereta di Viaduk Jalan Pahlawan saat teater Surabaya Membara, Sabtu (10/11/2018).

Lebih rinci, Pakde Karwo menegaskan bahwa bagi korban tragedi kereta di viaduk saat teater Surabaya Membara yang meninggal semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah, mulai dari penguburan dan akan memperoleh santunan Rp 10 juta.

Bagi yang terluka, semua biaya perawatan juga ditanggung oleh pemerintah.

Baca: Detik-detik Korban Tragedi Kereta Surabaya Membara Terekam Kamera, Ini Videonya

Baca: Wali Kota Surabaya Ungkap Fakta Soal Tragedi Kereta Surabaya Membara, Risma Fokus Korban

Baca: Daftar Lengkap Korban Tragedi Kereta Surabaya Membara, Anak-anak Mendominasi

“Hal ini merupakan pendekatan kemanusiaan, dan menjadi solusi yang paling bagus, bukannya mencari siapa yang salah dan benar,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini, Pakde Karwo meminta agar semua pihak tidak adanya yang saling menyalahkan.

Korban insiden viaduk Jl Pahlawan dievakuasi, Jumat (9/11/2018). Dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertabrak kereta api saat menyaksikan teatrikal Surabaya Membara dari atas viaduk.
Korban insiden viaduk Jl Pahlawan dievakuasi, Jumat (9/11/2018). Dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertabrak kereta api saat menyaksikan teatrikal Surabaya Membara dari atas viaduk. (surabaya.tribunnews.com/pipit maulidiya)

“Kejadian ini adalah suatu kecelakaan yang harus diurus dari sisi kemanusiaan. Tidak ada yang boleh saling menyalahkan” tambahnya.

Semua korban yang terluka, lanjutnya, saat ini dirawat di beberapa rumah sakit diantaranya RSUD Dr. Soetomo, PHC dan RSUD Suwandi.

Baca: Kronologi Tragedi Kereta Surabaya Membara Diungkap Kapolrestabes, Kondisi Tubuh Korban Terbelah

Baca: Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSM Makassar via Live Streaming Indosiar Liga 1 2018 Pekan 30

Baca: Link Live Streaming Indosiar Persija Jakarta Vs PS Tira Liga 1 2018 Teco Tak Pandang Remeh Lawan

Pakde Karwo menambahkan, sebelum berlangsungnya acara, para penonton Drama Kolosal Surabaya Membara dihimbau untuk tidak menonton di viaduk jalur lintasan kereta api yang berada di Jalan Pahlawan.

Sementara itu, seusai mengikuti Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Sekdaprov Jatim, Dr. Ir. Heru Tjahjono, MM langsung menjenguk para korban di beberapa rumah sakit.

Kunjungan Sekdaprov Jatim dimulai di RS. Dr. Soetomo dimana melihat korban yang terluka dan korban yang sudah meninggal. Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov Jatim juga memberikan akte kematian kepada keluarga korban.

Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka saat terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan untuk meonton gelaran Surabaya Membara karena tertubruk kereta yang melintas diatas viaduk, Jumat (9/11/2018)
Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka saat terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan untuk meonton gelaran Surabaya Membara karena tertubruk kereta yang melintas diatas viaduk, Jumat (9/11/2018) (surya/ahmad zaimul haq)

Kemudian, Sekdaprov Jatim langsung menuju ke Rs. Dr. Soewandhi. Sekdaprov Jatim menegaskan bahwa biaya yang harus ditanggung oleh korban menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim. Sampai saat ini, korban yang meninggal sebanyak tiga orang dimana 2 orang korban berada di RSUD Dr. Soetomo dan 1 orang korban di RSUD Dr. Soewandi, dan yang terluka sekitar 15 orang.

“Semua biaya pengobatan di RS menjadi tanggung Pemprov Jatim,” ujarnya

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pakde Karwo: Korban Insiden Viaduk Drama Kolosal Surabaya Membara, Jadi Tanggung Jawab Pemprov Jatim

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved