Tragedi Kereta Viaduk Surabaya

Wali Kota Surabaya Ungkap Fakta Soal Tragedi Kereta Surabaya Membara, Risma Fokus Korban

Tragedi kereta di Viaduk Jalan Pahlawan saat teater Surabaya Membara, Jumat (9/11/2018) mendapat perhatian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Wali Kota Surabaya Ungkap Fakta Soal Tragedi Kereta Surabaya Membara, Risma Fokus Korban
TribunJatim.com
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini usai mengambil sumpah Aparatur Sipil negara (ASN) yang diangkat dari pegawai K2 di Gedung Sawunggaling, Jalan Jimerto Surabaya, Senin (25/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tragedi kereta di Viaduk Jalan Pahlawan saat teater Surabaya Membara, Jumat (9/11/2018) mendapat perhatian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Ditemui usai memimpin upara Hari Pahlawan, kepala daerah yang akrab disapa Risma itu mengungkap fakta tidak adanya koordinasi dari pihak panitia dengan Pemkot Surabaya.

"Kami tidak ada kordinasi. Tahun ini yang jelas, saya tidak ngomong tahun kemarin, tapi tahun ini tidak ada," sergah Risma tegas usai memimpin upacara Hari Pahlawan di Halaman Taman Surya, Sabtu (10/11/2018)

Baca: Harbolnas 11.11 Xiaomi Luncurkan Dua Produk Baru dengan Harga 3 Jutaan

Baca: Harbolnas 11.11 Hape Huawei Diskon Hingga Rp 1 Juta, Simak Produknya di Sini

Baca: Daftar Lengkap Korban Tragedi Kereta Surabaya Membara, Anak-anak Mendominasi

Baca: Detik-detik Korban Tragedi Kereta Surabaya Membara Terekam Kamera, Ini Videonya

Baca: Kronologi Tragedi Kereta Surabaya Membara Diungkap Kapolrestabes, Kondisi Tubuh Korban Terbelah

"Jadi pertama kami tidak tahu saya cek mulai camat, semua asisten sekretaris daerah semalam tidak ada yang tahu. Saya pun nggak ngerti, saya tahu setelah ada kejadian, jadi tidak ada surat pemberitahuan dan izin sama sekali jadi saya jangan ditanya itu. Karena kami tidak tahu sama sekali jadi tolong tanya panitia," terang Risma

Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka saat terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan untuk meonton gelaran Surabaya Membara karena tertubruk kereta yang melintas diatas viaduk, Jumat (9/11/2018)
Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka saat terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan untuk meonton gelaran Surabaya Membara karena tertubruk kereta yang melintas diatas viaduk, Jumat (9/11/2018) (surya/ahmad zaimul haq)

Yang kedua, lanjut Risma Pemkot Surabaya sudah memastikan korban sudah ditangani sebaik mungkin.

"Semampu kami karena ada yang lukanya parah, ini juga masih ada yang kondisi kritis. Jadi sekali lagi semampu kami. Kemarin langsung Linmas bawa 10 ambulan disebar di beberapa rumah sakit, supaya mempercepat penanganannya. Yang kita bisa jelaskan korban sudah kita tangani dengan baik," terang Risma lagi.

Baca: Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSM Makassar via Live Streaming Indosiar Liga 1 2018 Pekan 30

Baca: Link Live Streaming Fuzhou China Open 2018 - Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra Berebut Vs China

Saat ditanya soal kelanjutan penanganan korban kecelakaan di viaduk, Risma banyak mengatakan tidak tahu dan mengaku tidak bisa memberikan santunan kepada para korban, karena ketiadaan dana pemerintah kota Surabaya.

"Kita gak ada itu (santunan), gak bisa begitu karena kalau dikasih satu harus semua. Saya sudah sanpaikan Pak sekda, yang jelas sampai perawatan tuntas. Kita nggak bisa kasih santunan karena lihat uang kita gak ada cash, ini untuk santunan pahlawan kita urunan," ungkapnya tak bisa berikan santunan.

Dua jenazah korban insiden maut terjatuh dari viaduk saat menonton drama kolosal Surabaya Membara di di Jl Pahlawan tiba di Kamar Jenazah RSUD Dr Soetomo
Dua jenazah korban insiden maut terjatuh dari viaduk saat menonton drama kolosal Surabaya Membara di di Jl Pahlawan tiba di Kamar Jenazah RSUD Dr Soetomo (surya/mohammad romadoni)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Risma Tegaskan Panitia Surabaya Membara Tak Koordinasi dengan Pemkot, Ini Katanya tentang Santunan

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved