Penjelasan Menteri Agama Soal Buku Nikah yang Akan Diganti Kartu Nikah, Ternyata Ini Alasannya

Penjelasan diberikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait kabar mengganti buku nikah menjadi kartu nikah.

Penjelasan Menteri Agama Soal Buku Nikah yang Akan Diganti Kartu Nikah, Ternyata Ini Alasannya
Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim
Menteri Agama Lukman Hakim 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penjelasan diberikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait kabar Kementerian Agama (Kemenag) akan mengganti buku nikah menjadi kartu nikah.

Kartu nikah ini nantinya akan berisi tentang informasi pernikahan. Keadaan ini diberi penjelasan oleh Menteri Agama.

Ternyata, berdasarkan penjelasan Menteri Agama, kartu nikah tidak lebih mahal dari buku nikah.

"Pembuatan kartu nikah tidak lebih mahal dari buku nikah," ujar Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam (Bimas) Kemnag Muhammadiyah Amin kepada Kontan.co.id, Minggu (11/11/2018).

Baca: BKN Beri Kisi-kisi Tes SKB CPNS 2018, Cek Linknya & Pelajari Setelah Lolos Tes SKD

Baca: Maia Estianty Bandingkan Ahmad Dhani dan Irwan Mussry, Lihat 4 Persamaan Keduanya

Baca: VIDEO - Jadwal Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2018 - Siaran Langsung, Live Streaming RCTI

Namun Senin (12/11/2018) Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudin, menegaskan bahwa kartu nikah bukanlah pengganti buku nikah.

“Buku nikah tetap terjaga dan tetap ada. Karena itu adalah dokumen resmi,” kata Lukman, Senin (11/12/2018).

Menurutnya, penerbitan buku nikah itu implikasi logis dari pengembangan sistem aplikasi manajemen pernikahan yang disebut SIMKAH.

Hal ini disampaikan untuk menjawab kerisauan masyarakat yang viral di media sosial, bahwa pemerintah berencana menerbitkan kartu nikah untuk menghapus keberadaan buku nikah.

Penggunaan SIMKAH ini akan memudahkan pencatatan peristiwa pernihakahan, mengingat tingginya kasus kekerasan dan perceraian di Indonesia.

Sistem aplikasi yang diberi nama SIMKAH ini akan dikaitkan dengan data kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) dibawah kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Halaman
12
Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved