Berita Banjarbaru

KPP Pratama Banjarbaru Optimis Target Bagi Hasil Pajak di Banjar Capai Taget, ini Strateginya

Tahun 2018 telah berada pada pengujung waktu, namun realisasi bagi hasil pajak dari Pemkab Banjar baru terealisasi Rp 50,5 miliar.

KPP Pratama Banjarbaru Optimis Target Bagi Hasil Pajak di Banjar Capai Taget, ini Strateginya
banjarmasinpost.co.id/roy
Sekretaris Pemkab Banjar Nasrun Syah (kanan) menerima cenderamata dari Kepala KPP Pratama Banjarbaru Muhammad Na'im Amali, Rabu (14/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tahun 2018 telah berada pada pengujung waktu, namun realisasi bagi hasil pajak dari Pemkab Banjar baru terealisasi Rp 50,5 miliar.

Karenanya, sisa waktu yang ada, November-Desember, income perpajakan digenjot dan minimal mampu menghimpun Rp 20 miliar.

Pasalnya, capaian tahun lalu (2017) bagi hasil pajak dari Kabupaten Banjar sebesar Rp 71 miliar.

"Posisi hingga per Oktober 2018, realisasinya Rp 50,5 M. Semoga dengan sisa waktu dua bulan ini bisa meraih Rp 20 M sehingga setidaknya sama dengan tahun lalu," ucap Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarbaru Muhammad Na'im Amali, Rabu (14/11/2018).

Baca: Ujian Ulang Tes SKD CPNS 2018 Digelar Imbas Banyak Peserta Tak Lolos? Ini Penegasan Menpan-RB

Baca: Pacaran Lagi dengan Berondong, Muzdalifah dan Fadel Islami Sudah Rencanakan Pernikahan. Kapan Ya?

Baca: Kisah Pertemuan Pertama Syahrini dan Reino Barack, Luna Maya Singgung Soal Curhat

Penegasan itu ia utarakan di hadapan para bendaharawan di lingkungan Pemkab Banjar yang mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Pemenuhan Kewajiban Perpajakan oleh Bendahara Pemerintah.

Kegiatan yang digelar di Aula Barakat di lantai dua kantor Bupati Banjar ini dihadiri Sekretaris Pemkab Banjar Nasrun Syah dan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Achmad Zulyadaini.

Na'im optimistis target bagi hasil pajak dari Banjar bisa dicapai serendahnya sama dengan capaian tahun 2017.

Karena itu, mengingat sempitnya sisa waktu, pihaknya menggelar kegiatan rekonsiliasi perpajakan bagi kalangan bendaharawan pemerintah tersebut.

Upaya lainnya yakni mengoptimalkan pendapatan dari PBB sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan. Edukasi dan konseling kepada kalangan pengusaha tersebut segera dilakukan.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved