Penjelasan Polisi Terkait Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Libatkan Labfor dan Inafis

Pembunuhan satu keluarga Diperum Nainggolan di rumahnya di Jalan Bojong Nangka 2, RT02 RW07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi

Penjelasan Polisi Terkait Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Libatkan Labfor dan Inafis
(KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI)
Satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan di Jalan Bojong nangka II RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pembunuhan satu keluarga Diperum Nainggolan di rumahnya di Jalan Bojong Nangka 2, RT02 RW07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) makin mengerucut.

Kuat dugaan, satu keluarga tersebut dibunuh dan saat ini motifnya sedang didalami kepolisian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan itu merupakan pembunuhan.

"Dari pengalaman dan dari hasil yang ditangani kepolisian (sebelumnya). Kalau sadis dan yang dibunuh bukan satu orang, itu ada latar belakang dendam. Ini dari hasil pengalaman yang sudah dikerjakan kepolisian," ujar Dedi Prasetyo, Selasa (13/11/2018).

Baca: Keputusan Ustadz Abdul Somad Jika Diundang Jokowi-Maruf Amin & Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019

Baca: Jadwal Hong Kong Open 2018 Rabu (14/11), Jonatan Christie, Anthony Ginting & Marcus/Kevin Main

Baca: Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ungkap 4 Fakta, Alami Luka Benda Tumpul Hingga Anjing Pelacak

Baca: Transformasi John Kei di Lapas Nusakambangan, Divonis 16 Tahun, Tobat dan Jadi Pengkhotbah Napi

Meski begitu, Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa hal tersebut barulah dugaan sementara, karena proses penyelidikan masih dilakukan oleh Polres Metro Bekasi Kota.

"Setiap case (kasus) punya karakter sendiri, tidak bisa sama. Secara umum oke lah, kalau secara global ya itu bisa dibilang ‘diduga’. Tapi kasus pembunuhan sadis dan lebih dari satu orang, mayoritas karena dendam," ujar Dedi Prasetyo.

Satu keluarga dibunuh di Bekasi
Satu keluarga dibunuh di Bekasi (wartakota.com)

Terkait proses penyelidikan, Dedi Prasetyo mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan, guna mengungkap kasus kematian satu keluarga di Bekasi tersebut.

"Penyidik akan lihat fakta itu, apakah kasus pembunuhan atau hanya untuk mengelabui suatu peristiwa. Polisi harus matang, ada labfor (laboratorium forensik), ada Inafis. Itu kita libatkan," ujar Dedi Prasetyo.

Baca: Hasil Akhir Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2018: Skor Akhir 3-1, Indonesia Epic Comeback

Baca: Klasemen Grup B Piala AFF 2018 Usai Hasil Indonesia vs Timor Leste 3-1 & Singapura vs Filipina 0-1

Baca: Panselnas CPNS 2018 Dalami 3 Keputusan Baru, Mulai Turunkan Passing Grade Hingga Sistem Rangking

Baca: Gerindra Wanti-wanti Kadernya Jika Tak Pilih Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Tak Ada Toleransi

Sebelumnya, satu keluarga di kawasan Bojong Nangka , Pondok Melati, kota Bekasi diduga menjadi korban pembunuhan.

Satu keluarga terdiri suami, istri dan dua anak ini diketahui tewas pada Selasa (13/11/2018) pagi ini.

Adapun korban yang tewas diduga karena dibunuh, yaitu Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita, Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7) ditemukan tewas di kontrakannya sekitar pukul 06.30 WIB.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Diduga Ini Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved