Bumi Sanggam

Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) di Sosialisasikan, ini Harapan DPMD Balangan

Menindaklanjuti rekrutmen tenaga Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD), kemarin Selasa (13/11/2018) Dinas Pemberdayaan Masyarakat

Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) di Sosialisasikan, ini Harapan DPMD Balangan
banjarmasinpost.co.id/elhami
Selasa (13/11/2018) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Balangan mengadakan sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) sekaligus rapat koordinasi Tim Inovasi Kabupaten (TIK) 1 Program Inovasi Desa (PID). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Menindaklanjuti rekrutmen tenaga Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD), kemarin Selasa (13/11/2018) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Balangan mengadakan sosialisasi terkait hal tersebut, sekaligus rapat koordinasi Tim Inovasi Kabupaten (TIK) 1 Program Inovasi Desa (PID).

Peserta sosialisasi dan rakor ini dihadiri oleh pengurus TIK Kabupaten Balangan, para Camat, aparatur desa dan tim Program Inovasi Desa serta undangan lainnya.

Kepala DPMD Kabupaten Balangan Urai Nur Iskandar melalui Sekretaris Aspariah menuturkan, pada sosialisasi ini pihaknya menjelaskan terkait tugas dan fungsi pokok P2KTD di desa-desa.

“P2KTD melalui layanan jasa teknis sesuai keahliannya masing-masing, diharapkan bisa turut bersama-sama membangun desa dari sektor ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, dan infrastruktur,” ungkapnya.

Sedangkan rakor sendiri dilaksanakan untuk mengevaluasi program inovasi desa tahun lalu, serta memverifikasi program mana saja yang akan dilaksanakan tahun ini dan tahun depan.

Sementara itu, Bupati Balangan dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Pemkab Balangan, Akhmad Fauzi menegaskan, bahwa P2KTD ini tidak menggantikan tupoksi dari pendamping desa, melainkan melengkapi kebutuhan desa dengan pendampingan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan desa.

“Jadi, pendampingannya akan semakin disesuaikan dengan potensi dan permasalahan yang ada di desa masing-masing,” ungkapnya.

Melalui program ini, pemerintah merangkul banyak elemen, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan swasta, untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan desa.

P2KTD ini harus merupakan sebuah lembaga profesional yang kehadirannya bisa membantu desa dan pendamping desa, untuk menyediakan layanan teknis dalam bidang infrastruktur pengembangan SDM serta kewirausahaan dan ekonomi lokal.

Yang perlu diingat, kata dia, adanya P2KTD ini untuk memperkuat kapasitas teknis pemerintah desa, mempersiapkan kader desa, dan menumbuhkan kerja sama tim dalam membangun desa, sehingga semua mengarah pada kemandirian desa.

“Kemandirian itu bukan sekadar persiapan segala faktor pendukung, tetapi yang paling penting adalah mental SDM. Mental SDM itu bisa kita katakan sebagai prasyarat mutlak agar desa dan masyarakatnya bisa menjadi pelaku utama dalam mengejar kemajuan dan kesejahteraannya,” tutupnya. (*/aol)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved