Berita Balangan

Polsek Lampihong Mediasi Dua Belah Pihak karena Masalah ini

Perselisihan kedua belah pihak di Desa Lok Hamawang Kecamatan Lampihong akhirnya diselesaikan dengan cara musyawarah.

Polsek Lampihong Mediasi Dua Belah Pihak karena Masalah ini
Foto humas polres balangan
proses mediasi dan penyelesaian kedua belah pihak yang berselisih bertempat di mapolsek lampihong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Perselisihan kedua belah pihak di Desa Lok Hamawang Kecamatan Lampihong akhirnya diselesaikan dengan cara musyawarah.

Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id, pihak yang berselisih karena masalah perkelahian ini adalah M Yugi warga Desa Murung Jambu Kecamatan Paringin Selatan selaku pihak pertama dengan M Ahdi Al Ghifary, M Sidik, M Arbain, dan Gusti Raja Ageng Maulana Abbas yang berasal dari Kecamatan Lampihong selaku pihak kedua pada Sabtu (17/11/2018).

Diketahui juga baik pihak pertama dan kedua sama-sama berstatus pelajar, adapun perkara yang dipersoalkan adalah pihak kedua tersinggung karena pihak pertama menantang pihak ke kedua untuk berkelahi.

Penyelesaian dimediasi langsung oleh Kapolsek Lampihong beserta anggota bertempat di Mapolsek Lampihong.

Baca: Cara BKN Terapkan Sistem Rangking Usai Banyak Peserta Gagal di Passing Grade Tes SKD CPNS 2018

Baca: Kabar Reino Barack Dekati Syahrini, Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Isi Hati Luna Maya

Baca: Marshanda Tak Menyangka Putrinya, Sienna Pernah Berfoto Begini di HPnya, Lihat deh Kemiripan Mereka

Kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (18/11/2018) Kapolsek Lampihong Ipda Krismiato membenarkan pihaknya telah menyelesaikan perkara tersebut dengan musyawarah.

"Kedua belah pihak diminta membuat surat pernyataan bermaterai sebagai bukti bahwa perselisihan keduanya telah diselesaikan," ujarnya.

Lebih lanjut kapolsek menyampaikan adapun isi dari mediasi tersebut adalah pihak pertama dan pihak kedua berjanji dan bersedia untuk saling memaafkan atas permasalahan yang terjadi

"Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang masalah ini di kemudian hari dan apabila kedua belah pihak mengingkari atau melanggar kesepakatan ini, akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI," katanya.

Mediasi juga dihadiri oleh Kepala Desa Simpang Tiga, Sekdes Papuyuan dan orang tua kedua belah pihak/yang mewakili.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved