B Focus Urban Life

Dewan Batola Pertanyakan Aliran Uang Parkir di Pulau Kembang

Tak hanya Dinas Pariwisata Banjarmasin, DPRD Kabupaten Batola juga mempertanyakan kemana aliran uang parkir tambat puluhan tongkang batu bara

Dewan Batola Pertanyakan Aliran Uang Parkir di Pulau Kembang
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (19/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Tak hanya Dinas Pariwisata Banjarmasin, DPRD Kabupaten Batola juga mempertanyakan kemana aliran uang parkir tambat puluhan tongkang batu bara di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Kembang.

“TWA Pulau Kembang kan masuk Kabupaten Batola. Selama ini, menjadi lokasi parkir puluhan tongang batu bara. Lalu, aliran uang tambatnya itu kemana?” kata Wakil Ketua DRPD Kabupaten Batola, Anis Suwenda.

Menurut Anis, meski di Kabupaten Batola, TWA Pulau Kembang saat ini pengelolaanya di tangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel.

Dulu ada wacana, pengelolaan wisata Pulau Kembang itu dikelola Kabupaten Batola, namun untuk mengelola itu perlu dana juga.

“Saya lihat puluhan tongkang batu bara parkir di kawasan TWA Pulau Kembang. Satu tongkang batu bara itu berapa duitnya dan masuk kemana,” katanya.

Baca: Amitabh Bachchan Unggah Momen Bersama Putra Bungsu Shah Rukh Khan, Dikiranya Kakek Kandungnya

Baca: Vicky Prasetyo Menggerebek Rumah Angel Lelga, Temukan Selingkuhan Istrinya, Ketua RT Pun Dibawa

Baca: Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Hukum Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Baca: Terungkap Tujuan Awal Pembuatan Film A Man Called Ahok, Ada Kaitannya dengan Politik?

Anis mengamati, jumlah tongkang yang parkir di Pulau Kembang itu jumlahnya lebih banyak dari pengunjung yang berwisata di TWA Pulau Kembang.

Nah, apakah duit dari parkir tongkang itu sudah masuk ke kas daerah Kabupaten Batola atau masuk kemana.

“Kita akan mendorong komisi III DPRD Batola, untuk menyikapi masalah puluhan tongkang batu bara parkir di TWA Pulau Kembang ini. Ini jangan sampai dibiarkan berlarut-larut,” katanya.

Hal serupa diutarakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Batola, Suriani.

Suriani mengakui saat ini banyak sekali tongkang batu bara yang parkir di kawasan TWA Pulau Kembang.

Kondisi ini akan ditelusuri kenapa sampai terjadi.

Dewan, sambungnya, ingin keberadaan tongkang batu bara yang parkir di TWA Pulau Kembang itu segera ditertibkan.

Jangan sampai keberadaan tongkang batu bara itu menganggu para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Kembang.

“Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan kunjungan ke TWA Pulau Kembang untuk melihat langsung kondisinya,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved